BEKASI.POJOKSATU.id – Kecelakaan beruntun melibatkan empat kendaraan terjadi di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) arah Jakarta, tepatnya di KM 26+600 B, Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 17.01 WIB.

Diketahui bahwa akibat terjadinya kecelakaan beruntun tersebut, membuat arus lalulintas di ruas tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta sempat tersendat.

Petugas PT Jasamarga Transjawa Tol bersama petugas terkait langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan evakuasi kendaraan.

Senior Manager Representative Office 1 PT Jasamarga Transjawa Tol, Jauzy Anbiya, mengatakan berdasarkan hasil identifikasi petugas di lapangan, kecelakaan bermula ketika kendaraan pertama mengurangi kecepatan.

"Berdasarkan informasi dari petugas di lapangan, Kendaraan pertama sedang mengurangi kecepatan dan selanjutnya datang kendaraan kedua, Kendaraan ketiga dan Kendaraan 4 kurang mengantisipasi kondisi lalu lintas sehingga terjadi tabrakan beruntun," kata Jauzy dalam keterangannya, Jumat (17/7/2026).

Jauzy menjelaskan, bahwa untuk seluruh kendaraan yang terlibat melaju dari arah Cikampek menuju Jakarta di lajur 4.

"Posisi akhir keempat KR normal di lajur 4 menghadap Barat," ujarnya.

Jauzy menambahkan, begitu menerima laporan kejadian, petugas Mobile Customer Service langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pengamanan area sekaligus mempercepat proses evakuasi kendaraan agar gangguan lalu lintas tidak berlangsung lama.

Dirinya mengatakan, untuk proses evakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan, berlangsung selama lebih dari dua jam dan baru dinyatakan selesai pada pukul 19.20 WIB.

"Evakuasi di lokasi selesai pada pukul 19.20 WIB. Saat ini seluruh lajur telah dapat dilintasi dan arus lalu lintas di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek telah kembali normal," jelasnya.

Dalam kecelakaan tersebut, sejumlah korban mengalami luka dan langsung dievakuasi menuju Rumah Sakit Siloam Bekasi Timur untuk mendapatkan penanganan medis.

Baca Juga : Kuasa Hukum Juhasan Siapkan Praperadilan Usai Penahanan Kasus Dugaan Pungli MCK Pasar Bantargebang

Sementara itu, penanganan lebih lanjut terkait penyebab kecelakaan diserahkan kepada Patroli Jalan Raya (PJR) Wilayah Jawa Barat.

Pgs. Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Dary Achmad Budi, menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna jalan atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat insiden tersebut.

"JTT memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat kejadian ini," ujar Dary.

Ia juga mengingatkan seluruh pengguna jalan tol agar selalu mengutamakan keselamatan selama berkendara.

"Kami mengimbau kepada pengguna jalan agar tetap berhati-hati, pastikan kondisi kendaraan laik jalan. Jika lelah dapat beristirahat di tempat yang telah disediakan," katanya.

Dary mengimbau para pengendara untuk selalu menjaga jarak aman, mengurangi kecepatan ketika kondisi lalu lintas padat, serta mengantisipasi pergerakan kendaraan di depan agar kecelakaan serupa tidak kembali terjadi.

"Keselamatan pengguna jalan merupakan prioritas utama. Karena itu kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas dan berkendara dengan penuh kewaspadaan," tutupnya.

Jasa Marga juga mengingatkan masyarakat yang membutuhkan bantuan maupun informasi seputar jalan tol dapat menghubungi One Call Center 24 jam Jasa Marga di nomor 133 atau melalui aplikasi Travoy yang tersedia di perangkat Android dan iOS.***