BEKASI.POJOKSATU.id – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna Ruas Jalan Tol Palimanan–Kanci (Palikanci), termasuk dalam mendukung kelancaran arus menuju destinasi wisata.
Salah satu langkahnya melalui pengelolaan Gerbang Tol (GT) Ciperna Barat dan GT Ciperna Timur yang menjadi pintu strategis menuju kawasan wisata sejarah dan alam Linggarjati, Kuningan, Jawa Barat, sekaligus menghubungkan lalu lintas dari arah Jakarta maupun Jawa Tengah.
GT Ciperna tak hanya memudahkan wisatawan menuju Linggarjati, tetapi juga menjadi simpul penting pergerakan kendaraan ke pusat Kota Cirebon, kawasan industri, dan wilayah sekitar Kuningan.
Linggarjati dikenal sebagai destinasi bersejarah yang penting dalam perjalanan diplomasi Indonesia, sekaligus menawarkan panorama pegunungan yang sejuk. Akses tol yang lancar memberi wisatawan waktu lebih banyak untuk menikmati pengalaman wisata di kawasan tersebut.
VP Corporate Secretary & Legal PT JTT, Ria Marlinda Paallo, menyebut selama periode dari Triwulan I hingga pertengahan Triwulan III tahun 2025, GT Ciperna Barat mampu melayani sebanyak lebih dari satu juta kendaraan.
"Angka ini mencerminkan tren peningkatan yang konsisten, seiring tingginya mobilitas masyarakat, khususnya menuju kawasan wisata dan pusat kegiatan di wilayah Cirebon, termasuk Linggarjati sebagai destinasi wisata sejarah yang menjadi kebanggaan daerah,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Redaksi pada, 12 Agustus 2025.
Baca Juga: 10 Sampai 16 Agustus, Jasa Marga Perbaiki Jalan Tol Cipularang dan Padaleunyi
Ria menegaskan, gerbang tol di Ruas Palikanci bukan hanya mendukung mobilitas masyarakat, tetapi juga berperan mendorong pertumbuhan pariwisata daerah.
“Kami memahami pentingnya peran infrastruktur jalan tol dalam memperlancar akses ke destinasi wisata. Dengan pelayanan optimal di gerbang tol, kami berharap dapat meningkatkan kenyamanan pengguna jalan sekaligus memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian daerah melalui sektor pariwisata,” tutur dia.
JTT juga menyiagakan petugas operasional dan layanan lalu lintas selama 24 jam untuk menjamin keamanan dan kelancaran perjalanan, khususnya saat volume kendaraan meningkat pada musim liburan atau akhir pekan. Informasi lalu lintas terbaru dibagikan melalui berbagai kanal, termasuk media sosial dan Dynamic Message Sign (DMS) di sepanjang jalur tol.
Dengan layanan terintegrasi, Ruas Tol Palimanan–Kanci diharapkan terus menjadi jalur utama wisatawan menuju destinasi seperti Linggarjati dan kawasan wisata lain di Kuningan maupun Cirebon, sekaligus mewujudkan perjalanan yang aman, nyaman, dan efisien bagi seluruh pengguna jalan.***




