BEKASI.POJOKSATU.id - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mempertegas kesiapan operasional di Ruas Semarang Seksi A,B,C dalam mengantisipasi peningkatan volume kendaraan selama Ramadan dan libur Idulfitri 1447 H/2026.
Ruas ini merupakan salah satu titik vital dalam jaringan Jalan Tol Trans Jawa karena menjadi penghubung arus kendaraan dari wilayah barat ke timur Pulau Jawa maupun sebaliknya.
Ruas Semarang Seksi A,B,C mencakup sejumlah gerbang tol strategis, yakni GT Gayamsari, GT Jatingaleh 1 dan 2, GT Krapyak 1 dan 2, GT Manyaran, GT Muktiharjo, GT Srondol, serta GT Tembalang. Seluruh titik tersebut berfungsi sebagai simpul distribusi kendaraan menuju kawasan perkotaan, pusat industri, serta konektivitas lanjutan Tol Trans Jawa.
Baca Juga: 60 Posko Piket Lebaran 2026 Disiapkan, Jabar Perkuat Layanan Mudik Nyaman, Aman, dan Terinformasi
Untuk mengantisipasi kepadatan, JTT melakukan optimalisasi pengoperasian gardu tol serta penambahan personel di gerbang dengan potensi lonjakan transaksi. Selain itu, disiagakan pula armada Mobile Customer Service, derek, rescue, serta patroli selama 24 jam.
Koordinasi intensif juga dilakukan bersama pihak Kepolisian terkait kemungkinan penerapan rekayasa lalu lintas, termasuk skema one way lokal berdasarkan diskresi aparat apabila kondisi mengharuskan.
Vice President Corporate Secretary and Legal JTT, Ria Marlinda Paallo, menegaskan bahwa penguatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat.
“Salah satu ruas yang dikelola langsung oleh JTT, Ruas Semarang Seksi A,B,C merupakan salah satu titik krusial dalam jaringan Trans Jawa karena menjadi simpul pertemuan arus kendaraan yang melewati Kota Semarang," kata dia.
"Pada periode Idulfitri tahun lalu, ruas ini juga menjadi lokasi penerapan one way lokal guna menjaga kelancaran distribusi lalu lintas. Pengalaman tersebut menjadi bahan evaluasi dan penguatan kesiapan kami tahun ini," ucap dia.
Baca Juga: Kompres Video dan Video Size Converter: Cara Mudah Mengurangi Ukuran File Tanpa Kehilangan Kualitas
Oleh karena itu, kata Ria, Jasa Narga memastikan kesiapan operasional dilakukan secara menyeluruh, mulai dari transaksi, pengaturan lalu lintas, hingga dukungan layanan di lapangan agar mobilitas masyarakat tetap terjaga dengan baik.
Selain aspek operasional, JTT turut memperkuat pengawasan kondisi infrastruktur melalui inspeksi rutin perkerasan jalan dan langkah preventif pada titik-titik yang membutuhkan penanganan, guna menjaga standar pelayanan saat volume kendaraan meningkat signifikan.
“Kesiapsiagaan personel kami di lapangan dilakukan secara intensif untuk memastikan setiap situasi dapat ditangani secara cepat dan terukur. Kami tegaskan komitmen bahwa petugas atau personel akan ditugaskan 24 jam dengan pembagian tim di beberapa lokasi sehingga harapan kami, masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan rasa aman dan nyaman selama momentum Idulfitri tahun ini,” tambah Ria.
JTT juga mengingatkan pengguna jalan untuk memastikan saldo kartu elektronik mencukupi sebelum memasuki tol, menjaga kondisi kendaraan dan fisik tetap prima, serta memperbarui informasi lalu lintas melalui call center 24 jam Jasa Marga di 14080, media sosial resmi, maupun aplikasi Travoy guna memperoleh informasi terkini seputar arus perjalanan.***




