BEKASI.POJOKSATU.id - Atas diskresi pihak kepolisian, Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) Regional Division bersama PT Jasamarga Japek Selatan resmi mengoperasikan jalur fungsional Japek II Selatan untuk pertama kalinya pada Kamis, 19 Maret 2026 pukul 09.55 WIB. Pengoperasian ini dilakukan dalam rangka mendukung kelancaran arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah.
Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad, Widiyatmiko Nursejati, menjelaskan bahwa pembukaan jalur ini merupakan langkah antisipatif menyusul penerapan penambahan lajur contraflow di ruas Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek. Kondisi tersebut menyebabkan hanya tersisa satu lajur bagi kendaraan yang menuju Jakarta.
Untuk itu, pengguna jalan dari arah Bandung maupun Rancaekek yang hendak menuju wilayah Jabodetabek disarankan memanfaatkan jalur alternatif tersebut.
Baca Juga: Arus Mudik Lebaran 2026 di Tol Trans Jawa Melonjak, One Way dan Contraflow Diberlakukan
"Jalur Fungsional Japek II Selatan dapat diakses melalui akses Sadang di KM 77 Ruas Tol Cipularang arah Jakarta dan dapat dilalui hingga GT Bojongmangu," ujar Widiyatmiko, Kamis, 19 Maret 2026.
Setelah keluar di Gerbang Tol Bojongmangu, pengendara dapat melanjutkan perjalanan melalui kawasan Deltamas dan kembali masuk ke Tol Jakarta-Cikampek melalui Gerbang Tol Cibatu.
Selama melintasi jalur fungsional ini, pengguna jalan tidak dikenakan tarif tambahan. Pengendara hanya perlu membayar tarif tol untuk ruas Cipularang hingga akses Sadang.
Baca Juga: Penumpang Kereta dari Stasiun Bekasi Menurun, KAI Prediksi Lonjakan Kembali Jelang Akhir Pekan
Meski demikian, karena masih bersifat jalur fungsional, pengguna jalan diimbau untuk tetap berhati-hati. Pengendara diminta tidak melaju lebih dari 40 km per jam, menjaga jarak aman, mematuhi rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
Selain itu, pengguna jalan juga diingatkan untuk memastikan saldo uang elektronik mencukupi agar perjalanan tetap lancar tanpa hambatan.***




