BEKASI.POJOKSATU.id -  PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa contraflow di ruas Tol Jakarta–Cikampek, tepatnya dari KM 55 hingga KM 65 arah Cikampek, pada pukul 10.04 WIB. Kebijakan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap diskresi Kepolisian guna mengantisipasi peningkatan volume kendaraan selama libur panjang Hari Buruh 2026.

Penerapan contraflow dilakukan secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi lalu lintas di lapangan, serta hasil koordinasi antara JTT dan pihak Kepolisian demi menjaga kelancaran dan keselamatan pengguna jalan.

Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan strategi untuk mengurai kepadatan kendaraan menuju wilayah timur Trans Jawa.

Baca Juga: Sebanyak 17 Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Masih Dirawat di RSUD

“Pemberlakuan contraflow 1 lajur dari KM 55 hingga KM 65 arah Cikampek dilakukan atas diskresi Kepolisian sebagai upaya menjaga kelancaran arus kendaraan yang menuju wilayah Timur Trans Jawa. JTT bersama pihak Kepolisian terus melakukan pemantauan kondisi lalu lintas secara intensif untuk memastikan pengaturan lalu lintas berjalan optimal,” ujarnya.

JTT juga mengingatkan pengguna jalan untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Pengendara diminta memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima, menjaga jarak aman, serta mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan, khususnya saat melewati area rekayasa lalu lintas.

Selain itu, pengguna jalan diimbau untuk memperhatikan potensi perubahan cuaca, memastikan saldo uang elektronik mencukupi, serta merencanakan perjalanan dengan matang. Informasi terbaru terkait kondisi lalu lintas dapat diakses melalui aplikasi Travoy, media sosial resmi Jasamarga Transjawa Tol, maupun layanan One Call Center Jasa Marga di nomor 133.