BEKASI.POJOKSATU.id -  PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mendukung penerapan rekayasa lalu lintas berupa sistem contraflow di Ruas Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek, tepatnya dari KM 23 hingga KM 28, Kamis, 25 Juni 2026.

Kebijakan tersebut mulai diberlakukan pukul 11.00 WIB berdasarkan diskresi Kepolisian dan disesuaikan dengan kondisi arus kendaraan di lapangan.

Pgs. Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Dary Achmad Budi, menjelaskan bahwa rekayasa lalu lintas tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran perjalanan pengguna jalan di sekitar lokasi pekerjaan pemeliharaan yang tengah berlangsung.

“Pemberlakuan contraflow dari KM 23 hingga KM 28 arah Cikampek dilakukan secara situasional berdasarkan diskresi Kepolisian dan kondisi lalu lintas di lapangan. Rekayasa lalu lintas ini bertujuan menjaga kelancaran perjalanan pengguna jalan selama pekerjaan pemeliharaan berlangsung, khususnya di sekitar KM 26 arah Cikampek yang saat ini sedang dilakukan perbaikan dan ditargetkan selesai pada Jumat, 26 Juni 2026,” ujar Dary.

Baca Juga: Perbaikan Ruas Tol Jakarta-Tangerang, Sejumlah Lajur Ditutup Sementara hingga 6 Juli

Ia menambahkan, JTT bersama pihak Kepolisian terus melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala terhadap kondisi lalu lintas guna menentukan penyesuaian yang diperlukan selama penerapan contraflow berlangsung.

Selain itu, petugas operasional juga disiagakan di sejumlah titik untuk memastikan keamanan pengguna jalan sekaligus menjaga kelancaran arus kendaraan selama rekayasa lalu lintas diterapkan.

JTT menyampaikan permohonan maaf atas potensi ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan pengguna jalan akibat pekerjaan pemeliharaan maupun pengaturan lalu lintas tersebut.

Perusahaan juga mengapresiasi pengertian dan kerja sama pengguna jalan dalam mendukung peningkatan kualitas infrastruktur Tol Jakarta-Cikampek.

Pengguna jalan diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan baik, memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima, serta mempersiapkan saldo uang elektronik yang cukup sebelum memasuki jalan tol.

Baca Juga: Jelang Panen Padi, Permintaan LPG 3 Kg di Gantar Meningkat, Pertamina Pastikan Stok Aman

Selain itu, pengendara diminta mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama. Informasi terkini mengenai kondisi lalu lintas dapat diakses melalui aplikasi Travoy maupun One Call Center Jasa Marga 133.***