BEKASI.POJOKSATU.id – Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) melalui Representative Office 3 bersama PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) kembali melakukan pekerjaan pemeliharaan perkerasan jalan di Ruas Tol Cipularang dan Padaleunyi.

Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung Selasa, 13 Mei hingga Jumat, 16 Mei 2025, sebagai upaya menjaga Standar Pelayanan Minimal (SPM) serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.

Ruas Tol Cipularang: Perbaikan dan Pengecatan Marka Jalan
Pemeliharaan di Tol Cipularang akan dilakukan di kedua arah, Jakarta dan Bandung. Beberapa titik akan menjalani pekerjaan Scrapping, Filling, dan Overlay (SFO), serta pengecatan marka jalan.

Baca Juga: Lalu Lintas di Jalan Layang MBZ Meningkat Tajam Saat Libur Waisak 2025

Arah Bandung:

  • Lajur 2 dan 1 di KM 067+813 hingga KM 068+037, dan KM 091+095 hingga KM 091+165 akan dikerjakan pada 14–16 Mei 2025, pukul 08.00–17.00 WIB.

Arah Jakarta:

  • Lajur 1 dari KM 080+950 sampai KM 080+643 akan menjalani perbaikan SFO dalam waktu yang sama.
  • Pekerjaan pengecatan marka jalan juga dilakukan pada sejumlah titik di lajur bahu luar dan dalam, mulai KM 099 hingga KM 113.
  • Ruas Tol Padaleunyi: Rekonstruksi dan Overlay Jalan
    Di ruas Tol Padaleunyi arah Cileunyi, pemeliharaan dilakukan dalam bentuk rekonstruksi rigid, overlay (SFO), dan pengecatan marka:
  • Lajur 1 KM 129+085 s.d. KM 129+160 akan direkonstruksi mulai 13 Mei pukul 22.00 WIB.
  • Lajur 2-3 dan bahu dalam KM 122+403 s.d. KM 122+483 akan diperbaiki dengan metode SFO pada 14 Mei.
  • Pengecatan marka dilakukan di beberapa titik mulai KM 138 hingga KM 145, baik di bahu luar, dalam, maupun lajur utama.

Selama pekerjaan berlangsung, lajur yang diperbaiki akan ditutup sementara. Namun, pengguna jalan tetap dapat melewati lajur lainnya.

Senior Manager Representative Office 3 JMT, Agni Mayvinna, mengimbau pengguna jalan untuk berhati-hati selama periode pekerjaan berlangsung.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Kami mengimbau pengguna jalan untuk memperhatikan rambu dan arahan petugas, serta memastikan saldo kartu elektronik cukup agar perjalanan tetap lancar,” ujarnya.***