BEKASI.POJOKSATU.id – Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A. Purwantono, memastikan kesiapan operasional perusahaan dalam menghadapi potensi peningkatan arus kendaraan yang meninggalkan wilayah Jabotabek selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026).
Berdasarkan hasil pemantauan lalu lintas dan analisis pola mobilitas, lonjakan volume kendaraan diperkirakan terjadi pada Rabu, 24 Desember 2025. Rivan menyebut, perubahan pola perjalanan masyarakat salah satunya dipengaruhi oleh kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang diterapkan di sejumlah instansi pemerintahan maupun sektor lainnya.
Mengantisipasi kondisi tersebut, Jasa Marga telah memperkuat koordinasi lintas instansi serta menyiagakan seluruh sumber daya operasional. Langkah antisipatif dilakukan melalui peningkatan pemantauan lalu lintas secara real time, penambahan personel di titik-titik krusial, pengaturan arus lalu lintas bersama kepolisian, hingga optimalisasi fasilitas pendukung di rest area.
Baca Juga: Libur Nataru, JTT Berlakukan Diskon Tol 20 Persen dan Catat Lonjakan Arus Trans Jawa
Sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan dan mengurangi kepadatan, Jasa Marga mengimbau pengguna jalan tol agar memanfaatkan rest area secara bijak dan terencana. Istirahat yang cukup dinilai penting untuk menekan risiko kelelahan pengemudi sekaligus membantu pemerataan beban kendaraan di ruas tol. Pengguna juga diminta mematuhi rambu, arahan petugas, serta menjaga ketertiban dan etika parkir.
Selama periode H-7 hingga H-3 Natal 2025, yakni Kamis (18/12/2025) hingga Selasa (23/12/2025) pukul 06.00 WIB, tercatat sebanyak 829.223 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek melalui empat gerbang tol utama. Angka tersebut meningkat 10,1 persen dibandingkan lalu lintas normal pada periode yang sama.
Distribusi arus kendaraan menunjukkan mayoritas mengarah ke wilayah timur, yakni Trans Jawa dan Bandung, dengan total 377.497 kendaraan atau 45,5 persen. Sementara itu, 254.004 kendaraan atau 30,6 persen menuju arah barat (Merak), dan 197.722 kendaraan atau 23,8 persen menuju arah selatan (Puncak).
Pada H-3 Nataru, Senin (22/12/2025), arus kendaraan yang meninggalkan Jabotabek melalui empat gerbang tol utama mencapai 162.230 kendaraan atau meningkat 19,3 persen dari kondisi normal. Peningkatan signifikan juga tercatat di GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama yang mengarah ke Trans Jawa dan Bandung.
Baca Juga: Dirut Jasa Marga Sampaikan Duka atas Kecelakaan Bus di Tol Batang–Semarang
Rivan kembali mengingatkan masyarakat agar menghindari waktu puncak perjalanan serta memanfaatkan program diskon tarif tol sebesar 20 persen di ruas Trans Jawa dan Trans Sumatra yang masih berlaku. Jasa Marga juga mendorong pengguna jalan memanfaatkan aplikasi Travoy untuk memperoleh informasi lalu lintas, tarif tol, fasilitas rest area, hingga CCTV secara real time.
Selain perencanaan perjalanan yang matang, pengguna jalan diimbau memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi tetap prima, mematuhi aturan lalu lintas, serta beristirahat apabila merasa lelah demi keselamatan selama perjalanan libur Nataru.***




