BEKASI.POJOKSATU.id - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menyatakan kesiapan penuh dalam menghadapi potensi peningkatan volume kendaraan selama periode libur panjang Hari Raya Waisak dan Hari Lahir Pancasila 2026. Berbagai langkah antisipasi telah disiapkan untuk memastikan perjalanan pengguna jalan tol tetap aman, nyaman, dan lancar.
Sebagai operator sejumlah ruas strategis Jalan Tol Trans Jawa, JTT melakukan optimalisasi layanan transaksi, pengaturan lalu lintas, serta kesiapan sumber daya manusia dan armada operasional guna mengakomodasi tingginya mobilitas masyarakat selama masa liburan.
Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, mengatakan pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna jalan yang melakukan perjalanan wisata, mudik singkat, maupun perjalanan antarkota selama libur panjang tersebut.
Menurutnya, sejumlah layanan telah dipersiapkan secara maksimal untuk mendukung kelancaran arus kendaraan di berbagai ruas tol yang diprediksi mengalami peningkatan lalu lintas.
Baca Juga: Arus Balik Iduladha 2026 Masih Dominasi Ruas Tol Jabodetabek, Jasa Marga Catat Lonjakan Kendaraan
“JTT memastikan seluruh layanan operasional tetap berjalan optimal selama periode libur panjang Waisak dan Hari Lahir Pancasila. Kami telah menyiapkan layanan transaksi, lalu lintas, informasi perjalanan, hingga dukungan petugas dan armada operasional untuk memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan,” ujar Ria.
Dalam aspek layanan transaksi, JTT memastikan seluruh gardu tol di gerbang-gerbang utama siap beroperasi secara optimal. Fokus pengawasan diberikan pada ruas yang berpotensi mengalami lonjakan kendaraan, seperti Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Palimanan-Kanci, Batang-Semarang, Semarang ABC, hingga Surabaya-Gempol.
Pengoperasian gardu transaksi akan disesuaikan secara situasional berdasarkan kondisi lalu lintas di lapangan guna meminimalkan antrean kendaraan.
Selain itu, JTT juga menyiagakan berbagai armada layanan operasional yang siap bertugas selama 24 jam. Armada tersebut terdiri dari 31 unit derek, tujuh ambulans, enam kendaraan rescue, 17 unit Patroli Jalan Raya (PJR), serta 19 unit Mobile Customer Service (MCS).
Baca Juga: Jasa Marga Pasang Rambu Portal di Tol Jakarta-Tangerang, Sempat Berlakukan Penutupan Seluruh Lajur
Pemantauan kondisi lalu lintas dilakukan secara real-time melalui jaringan CCTV yang terhubung dengan pusat kendali operasional. Informasi terkini juga disampaikan kepada pengguna jalan melalui Dynamic Message Sign (DMS) yang tersebar di sejumlah titik ruas tol.
Ria turut mengimbau masyarakat agar mempersiapkan perjalanan dengan matang, termasuk memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima sebelum berangkat.
Pengguna jalan juga diminta memastikan kecukupan bahan bakar dan saldo uang elektronik, serta memanfaatkan aplikasi Travoy untuk memperoleh informasi lalu lintas, lokasi rest area, akses CCTV, hingga layanan darurat secara langsung.
JTT mengajak seluruh pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan, mematuhi aturan lalu lintas, dan menjaga konsentrasi selama berkendara agar perjalanan selama libur panjang dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan nyaman.***




