BEKASI.POJOKSATU.id – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) memastikan kesiapan layanan operasional menghadapi libur panjang Tahun Baru Imlek yang diperkirakan meningkatkan mobilitas masyarakat di sejumlah ruas Jalan Tol Trans Jawa. Penguatan ini juga menjadi langkah antisipasi perusahaan dalam menjaga kualitas layanan pada berbagai momentum libur besar, termasuk menjelang Lebaran.

Vice President Corporate Secretary & Legal JTT, Ria Marlinda Paallo, menyampaikan bahwa periode libur panjang umumnya diikuti lonjakan aktivitas perjalanan masyarakat, baik untuk wisata, kunjungan keluarga, maupun perjalanan antarkota.

“JTT melakukan penguatan kesiapan operasional secara menyeluruh agar layanan jalan tol tetap optimal selama long weekend Imlek. Upaya ini juga menjadi bagian dari komitmen menjaga kualitas layanan di tengah dinamika mobilitas masyarakat yang meningkat saat momen libur panjang,” ujarnya.

Baca Juga: Pemeliharaan Jalan Tol JORR 13–18 Februari 2026, Sejumlah Lajur Ditutup Sementara

Berdasarkan evaluasi lalu lintas, JTT memproyeksikan peningkatan volume kendaraan selama periode tersebut. Arus kendaraan menuju wilayah timur Trans Jawa melalui Gerbang Tol Cikampek Utama diperkirakan mencapai 324.702 kendaraan atau naik sekitar 12,3 persen dibanding kondisi normal yang tercatat 289.085 kendaraan. Kenaikan serupa juga diprediksi terjadi di sejumlah ruas tol Trans Jawa yang menjadi jalur utama menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Untuk mendukung kelancaran perjalanan, JTT mengoptimalkan layanan transaksi di gerbang tol dengan mengoperasikan seluruh gardu serta menyiagakan petugas tambahan di titik berpotensi padat. Armada layanan operasional seperti Mobile Customer Service, derek, kendaraan rescue, dan patroli lalu lintas juga disiagakan selama 24 jam guna memberikan respons cepat bagi pengguna jalan.

Selain itu, pemeliharaan jalan dilakukan secara berkelanjutan melalui inspeksi rutin dan penanganan preventif di segmen prioritas guna memastikan kondisi jalan tetap laik dan aman dilintasi.

JTT juga memastikan kesiapan fasilitas rest area di berbagai ruas Tol Trans Jawa, khususnya pada jalur dengan potensi lonjakan kendaraan. Optimalisasi dilakukan pada fasilitas parkir, toilet, tempat ibadah, hingga area komersial. Koordinasi dengan pengelola rest area turut dilakukan untuk menjamin ketersediaan layanan dasar serta pengaturan lalu lintas internal demi kenyamanan pengguna.

Baca Juga: Jasa Marga Rekonstruksi Jalan di Tol Cipularang, Akses GT Kalitama 6 Arah Jakarta Ditutup Sementara

Dalam menghadapi peningkatan arus kendaraan, JTT memperkuat koordinasi dengan Kepolisian, Kementerian Perhubungan, dan badan usaha jalan tol lainnya agar kesiapan layanan operasional berjalan terintegrasi di seluruh jaringan Tol Trans Jawa.

JTT mengimbau masyarakat merencanakan perjalanan dengan matang, memastikan kendaraan dalam kondisi prima, serta memanfaatkan waktu istirahat di rest area demi keselamatan. Pengguna juga diminta memastikan saldo uang elektronik mencukupi sebelum masuk tol serta mematuhi rambu dan arahan petugas.

“JTT berkomitmen memberikan pelayanan terbaik, khususnya pada periode mobilitas tinggi. Kami mengajak seluruh pengguna jalan menjaga keselamatan dan ketertiban selama perjalanan,” tutup Ria.***