BEKASI.POJOKSATU.id - Direktur Utama Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantono, melaporkan sebanyak 160.008 kendaraan tercatat meninggalkan wilayah Jabotabek pada H-2 libur Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, yakni periode Jumat, 15 Agustus 2025 pukul 06.00 WIB hingga Sabtu, 16 Agustus 2025 pukul 06.00 WIB.
Angka tersebut merupakan akumulasi arus lalu lintas dari empat gerbang tol utama: GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa), dan GT Kalihurip Utama (arah Bandung). Jumlah ini meningkat 3,4% dibandingkan kondisi normal.
“Pada periode H-2 libur Hari Kemerdekaan RI, Jasa Marga mencatat lonjakan kendaraan menuju Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama dengan peningkatan 16,0% dari lalu lintas normal,” ujar Rivan.
Jasa Marga memastikan kesiapan layanan operasi jalan tol di seluruh ruas yang berpotensi menjadi destinasi wisata, seperti Jalan Tol Jagorawi menuju Puncak serta Jakarta-Cikampek dan Cipularang untuk Trans Jawa dan Bandung. Persiapan itu meliputi penambahan petugas, optimalisasi peralatan tol, mobile reader untuk mempercepat transaksi, hingga penempatan personel di titik rawan kepadatan.
Baca Juga: Libur Panjang HUT RI, Jasa Marga Pastikan Layanan Tetap Prima
Selain itu, Jasa Marga juga mendukung rekayasa lalu lintas atas diskresi kepolisian, seperti penerapan contraflow, dengan menyediakan petugas dan rambu pendukung di lapangan.
Adapun distribusi lalu lintas kendaraan ke luar Jabotabek adalah sebagai berikut:
• Arah Timur (Trans Jawa & Bandung): 70.875 kendaraan (44,3%), terdiri dari 34.339 kendaraan melalui GT Cikampek Utama (naik 16,0% dari normal) dan 36.536 kendaraan melalui GT Kalihurip Utama (turun 3,9% dari normal).
• Arah Barat (Merak): 50.323 kendaraan (31,5%), naik 1,1% dari normal.
• Arah Selatan (Puncak): 38.810 kendaraan (24,3%), naik 3,8% dari normal.




