BEKASI.POJOKSATU.ID - PT Jasamarga Transjawa Tol mencatat peningkatan signifikan mobilitas masyarakat selama libur Tahun Baru Imlek 2026. Pada periode H-4 hingga hari H, yakni 13–17 Februari 2026, sebanyak 175.205 kendaraan melintas menuju wilayah timur Trans Jawa melalui Gerbang Tol Cikampek Utama.

Jumlah tersebut meningkat 22,42 persen dibandingkan kondisi normal yang tercatat 143.116 kendaraan, menunjukkan tingginya pergerakan masyarakat selama libur panjang.

Vice President Corporate Secretary & Legal JTT, Ria Marlinda Paallo, menyebutkan peningkatan arus kendaraan juga terjadi dari arah sebaliknya. Sebanyak 172.637 kendaraan tercatat menuju Jakarta dari wilayah timur Trans Jawa, naik 20,39 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 143.402 kendaraan.

Baca Juga: Sidang Isbat 17 Februari 2026 Tentukan Awal Puasa Ramadhan 1447 H, Umat Islam Indonesia Tunggu Pengumuman Resmi Pemerintah

Ia menambahkan, meski terjadi lonjakan volume kendaraan baik pada arus mudik maupun balik, JTT tetap menjalankan pemeliharaan jalan secara selektif dan terukur. Pengaturan waktu pekerjaan serta rekayasa operasional dilakukan agar tidak mengganggu kelancaran perjalanan pengguna jalan.

"Selain itu, kami juga meningkatkan kesiapan operasional melalui penambahan personel layanan lalu lintas, kesiapan armada derek dan ambulans, serta koordinasi intensif dengan para pemangku kepentingan guna mengantisipasi lonjakan kendaraan," kata dia.

Baca Juga: 685 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Jelang Imlek 2026, Arah Timur Dominasi Perjalanan

Peningkatan volume lalu lintas juga tercatat di sejumlah ruas tol di Jawa Tengah dan Jawa Timur, seperti Gerbang Tol Kalikangkung, Banyumanik, Warugunung, Kejapanan Utama, dan Singosari, dengan kenaikan rata-rata di atas 20 persen.

JTT mengimbau pengguna jalan tol Trans Jawa untuk mengutamakan keselamatan, mempersiapkan perjalanan dengan matang, memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi prima, serta mengecek kecukupan bahan bakar dan saldo uang elektronik sebelum bepergian.***