BEKASI.POJOKSATU.ID - Pada periode H+1 hingga H+2 libur Maulid Nabi Muhammad SAW (6–7 September 2025), PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat lonjakan signifikan arus kendaraan.
Sebanyak 89.423 kendaraan melintas dari arah Timur Trans Jawa melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama, meningkat 63,54% dibandingkan lalu lintas normal yang mencapai 54.680 kendaraan.
Vice President Corporate Secretary & Legal PT JTT, Ria Marlinda Paallo, menyebut bahwa arus kendaraan menuju wilayah Timur juga naik 8,23% dengan total 54.381 kendaraan.
Baca Juga: Pemkot Bekasi Tunggu Arahan Pemprov Jabar Soal Tunjangan Perumahan DPRD
Untuk menjaga kelancaran, JTT menyiapkan rekayasa lalu lintas berupa contra flow di Tol Jakarta–Cikampek serta meningkatkan kesiapan petugas dan koordinasi dengan berbagai pihak.
Puncak arus terjadi pada Minggu, 7 September 2025, dengan 56.621 kendaraan melintasi GT Cikampek Utama, melonjak 88,5% dari kondisi normal. Angka ini bahkan melampaui proyeksi tertinggi yang diperkirakan hanya 48.342 kendaraan.
Kenaikan lalu lintas juga terpantau di sejumlah ruas tol lain yang dikelola JTT, baik di Jawa Tengah maupun Jawa Timur.
• Jawa Tengah: GT Kalikangkung mencatat 45.218 kendaraan meninggalkan Semarang (naik 76,04%) dan 29.747 kendaraan masuk Semarang (naik 14,50%). Sementara GT Banyumanik mencatat 60.033 kendaraan menuju Jakarta (naik 67,25%) serta 53.191 kendaraan menuju Solo (naik 21,85%).
• Jawa Timur: GT Warugunung mencatat 39.677 kendaraan menuju Jakarta (naik 22,24%) dan 47.145 kendaraan menuju Surabaya (naik 36,47%). GT Kejapanan Utama mencatat 67.039 kendaraan menuju Surabaya (naik 43,18%) dan 56.786 menuju Malang (naik 27,16%). GT Singosari mencatat 37.343 kendaraan menuju Surabaya (naik 43,06%) dan 33.635 menuju Malang (naik 24,12%).
Baca Juga: Jasa Marga Layani 1,2 Juta Kendaraan Saat Libur Maulid Nabi 2025
Ria mengingatkan pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan dengan mempersiapkan kondisi fisik, kendaraan, kecukupan BBM, saldo uang elektronik, serta mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan.***




