BEKASI.POJOKSATU.id – OT Group melalui program OT Peduli berkolaborasi dengan Pemerintah Republik Indonesia dalam membantu proses pemulihan korban gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan kemanusiaan berupa kebutuhan dasar bagi masyarakat terdampak gempa.

Bantuan secara simbolis diserahkan Direktur OT Group, Dr. Yosua Jap, kepada Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., di Jakarta, Selasa (25/8/2026).

Bantuan logistik yang disalurkan antara lain air mineral Crystalin dan wafer Tango untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana.

Menteri Agama RI Nasaruddin Umar menyambut baik kepedulian OT Group yang turut mengambil bagian dalam membantu masyarakat terdampak gempa di NTT.

"Saya menerima sumbangan kemanusiaan dari OT Group dengan hati yang bersyukur, atas nama para keluarga yang terdampak akibat gempa," ujar Nasaruddin saat menerima bantuan.

Penyerahan bantuan tersebut turut didampingi Staf Khusus Menteri Agama, Gugun Gumilar.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dalam penanganan serta pemulihan pascabencana.

Direktur OT Group, Dr. Yosua Jap, mengatakan penyaluran bantuan melalui OT Peduli merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).

Baca Juga : Tri Adhianto Nonaktifkan Lima Pejabat Usai Sidak Dugaan Pungli dan PKL Semrawut di Plaza Patriot Bekasi

Menurutnya, OT Group berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat, khususnya ketika terjadi kondisi darurat akibat bencana alam.

"Kami di OT Group percaya bahwa kepedulian bukan hanya sekadar kata-kata, melainkan tindakan nyata. Melalui OT Peduli, kami berkomitmen untuk terus hadir di samping masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam situasi darurat seperti ini," kata Yosua.

Tak berhenti pada penyaluran bantuan tahap awal, OT Group juga menyiapkan dukungan lanjutan bagi masyarakat terdampak gempa di NTT.

Menteri Agama dijadwalkan terbang ke NTT bersama tim OT Group pada awal September 2026 mendatang.

Kunjungan tersebut akan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi di lokasi bencana, termasuk penanganan para pengungsi.

Selain meninjau kondisi masyarakat terdampak, kunjungan tersebut juga akan disertai penyaluran bantuan tahap lanjutan.

Langkah tersebut diharapkan dapat membantu mempercepat distribusi kebutuhan logistik kepada masyarakat yang masih terdampak gempa bumi di NTT.***