BEKASI.POJOKSATU.id – PT Jasa Marga (Persero) Tbk memastikan pelayanan operasional jalan tol selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 berjalan optimal melalui penguatan manajemen lalu lintas, pemanfaatan teknologi, serta kolaborasi lintas pemangku kepentingan.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyampaikan keberhasilan pelayanan Nataru 2025/2026 tercermin dari peningkatan kecepatan rata-rata kendaraan di sejumlah ruas tol utama.
Berdasarkan data aplikasi Jasamarga Integrated Digitalmaps (JID) yang terintegrasi teknologi Intelligent Transportation System (ITS), kecepatan kendaraan rute Jakarta (Cawang)–Semarang tercatat mencapai 85,69 km/jam, meningkat 5,09 persen dibandingkan Nataru tahun sebelumnya.
Baca Juga: Rekapitulasi Libur Nataru 2025-2026, Jasa Marga Catat 5,8 Juta Kendaraan Keluar-Masuk Jabotabek
Sementara itu, kecepatan rata-rata kendaraan dari Semarang menuju Jakarta (Cawang) mencapai 85,73 km/jam, atau meningkat 10,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
“Peningkatan kinerja lalu lintas ini tidak terlepas dari kesiapan operasional dan strategi pelayanan yang diterapkan selama periode Nataru,” ujar Rivan dalam keterangan Resmi yang diterima bekasi.pojoksatu.id, Rabu, 7 Januari 2026.
Dalam mendukung kelancaran arus lalu lintas, Jasa Marga menerapkan berbagai strategi, mulai dari contraflow bertahap sepanjang 23 km di Tol Jakarta–Cikampek, peningkatan kapasitas transaksi di gerbang tol melalui mobile reader dan penambahan gardu, hingga pengaturan arus kendaraan di rest area.
Pelayanan Jasa Marga juga diperkuat melalui penerapan SKB Pembatasan Angkutan Barang pada H-6 Natal hingga H+3 Tahun Baru yang berhasil menurunkan volume kendaraan angkutan barang golongan III–V hingga 37 persen. Selain itu, pengoperasian jalur tol fungsional Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi (Prosiwangi) turut berkontribusi dalam mengurangi kepadatan di jalur Pantura Jawa Timur.
Baca Juga: Kebakaran Bus Peziarah Asal Lampung Disebabkan Korsleting Listrik Pada Sound System
Sebagai bentuk stimulus bagi masyarakat, Jasa Marga juga memberlakukan diskon tarif tol 20 persen di sejumlah ruas strategis Trans Jawa, Trans Sumatra, dan Sulawesi. Kebijakan ini dinilai efektif dalam menjaga kelancaran mobilitas sekaligus sejalan dengan komitmen Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan.
Ke depan, Jasa Marga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan jalan tol secara berkelanjutan demi mewujudkan perjalanan yang aman, nyaman, dan berkeselamatan bagi seluruh pengguna jalan.




