BEKASI.POJOKSATU.id – Pemerintah Provinsi Jawa Barat, bersama para bupati dan wali kota di seluruh wilayah Jawa Barat, secara resmi menegaskan komitmen kolaborasi dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk memperkuat konektivitas serta mutu layanan transportasi publik berbasis rel.

Penandatanganan kesepakatan berlangsung unik di dalam perjalanan kereta, dengan rute dari Stasiun Purwakarta menuju Stasiun Gambir pada hari ini, dan disaksikan langsung oleh Wakil Menteri Perhubungan RI.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menilai kerja sama ini menjadi terobosan penting dalam perbaikan mobilitas masyarakat, sekaligus mendukung peningkatan sektor logistik dan pariwisata di Jawa Barat.

Baca Juga: Kejar Target Akhir Tahun, Progres Infrastruktur Kota Bekasi Baru 48 persen hingga November 2025

“Kami bersama Kepala Daerah se-Jawa Barat berkomitmen dengan Direktur PT KAI untuk mengembangkan beberapa layanan strategis, mohon doa dan dukungan untuk masyarakat karena ini nantinya akan bermanfaat untuk warga Jawa Barat,” kata Dedi, Rabu, 27 November 2025.

Dedi juga memaparkan lima proyek prioritas jalur rel yang menjadi target kerja sama bersama PT KAI, yaitu kereta wisata rute Jakarta–Bogor–Sukabumi–Cianjur yang dinamai Jakalalana, lalu penyediaan lokomotif dan gerbong khusus untuk distribusi hasil pertanian dan perdagangan pada lintas Jakarta–Cirebon serta Jakarta–Banjar.

Pengembangan kereta listrik di jalur Padalarang–Cicalengka, revitalisasi dan peningkatan layanan jalur Nambo–Citayam, dan kereta kilat Pajajaran dengan target waktu tempuh Gambir–Bandung sekitar 1,5 jam, dan berpeluang dipangkas hingga 1 jam di masa mendatang.

Baca Juga: Bekasi Diguncang 125.243 Pemain Judol, Pemkot Siapkan Razia Online dan ASN Jadi Target Operasi

Selain itu, Pemprov Jabar juga merencanakan perluasan jaringan layanan kereta hingga ke wilayah Bandung dan Karawang, sebagai langkah memperluas akses dan mendukung pertumbuhan kawasan metropolitan secara lebih merata.***