BEKASI.POJOKSATU.ID - Aparat kepolisian memfokuskan pengamanan Lebaran 2026 pada lebih dari 185 ribu objek publik yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama periode mudik hingga perayaan Idulfitri melalui pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.
Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Agus Suryonugroho, mengatakan bahwa pengamanan tidak hanya difokuskan pada kelancaran arus lalu lintas, tetapi juga mencakup berbagai lokasi yang berpotensi menjadi pusat aktivitas masyarakat selama musim Lebaran.
“Pengamanan juga akan difokuskan terhadap 185.607 objek berupa masjid, lokasi salat Idul Fitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, dan bandara,” ujar Agus, di Bekasi, 13 Maret 2026.
Menurutnya, objek-objek tersebut dipilih karena menjadi titik berkumpulnya masyarakat dalam jumlah besar selama momentum Idulfitri.
Aktivitas ibadah, perjalanan mudik, hingga rekreasi pascalebaran diperkirakan akan meningkatkan mobilitas masyarakat secara signifikan.
Masjid dan lokasi pelaksanaan salat Idulfitri menjadi salah satu fokus utama pengamanan karena akan dipadati jamaah pada hari raya.
Aparat keamanan disiagakan untuk memastikan kegiatan ibadah dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan khusyuk tanpa gangguan.
Selain itu, pengamanan juga difokuskan pada fasilitas transportasi publik seperti terminal, stasiun kereta api, pelabuhan, serta bandara.
Lokasi-lokasi tersebut merupakan titik vital yang menjadi pusat pergerakan masyarakat selama arus mudik maupun arus balik Lebaran.
Tidak hanya itu, pusat perbelanjaan dan objek wisata juga masuk dalam daftar prioritas pengamanan.
Kedua lokasi ini diperkirakan akan mengalami lonjakan pengunjung, terutama pada masa libur Lebaran ketika masyarakat memanfaatkan waktu untuk berbelanja maupun berlibur bersama keluarga.
Dalam pelaksanaan operasi tersebut, Polri mengerahkan 161.243 personel gabungan yang berasal dari berbagai unsur, termasuk TNI, pemerintah daerah, serta instansi terkait lainnya.
Mereka akan bertugas menjaga keamanan di berbagai titik strategis selama periode pengamanan Lebaran.
Selain personel, aparat juga menyiapkan 2.746 pos pengamanan yang terdiri atas 1.624 pos pengamanan, 779 pos pelayanan, serta 343 pos terpadu.
Baca Juga: Campak Sangat Mudah Menular, Orang Tua Diminta Waspada Gejala dan Pastikan Anak Sudah Imunisasi
Pos-pos tersebut berfungsi sebagai pusat pelayanan, informasi, serta pengawasan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan selama masa mudik.
Operasi Ketupat 2026 sendiri dilaksanakan selama 13 hari, mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026.
Melalui pengamanan yang menyeluruh tersebut, pemerintah berharap seluruh rangkaian aktivitas masyarakat selama Lebaran dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.***




