BEKASI.POJOKSATU.id - Peningkatan arus balik libur Idulfitri 1447 H/2026 masih terjadi hingga Minggu, 29 Maret 2026. Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) mencatat lonjakan volume kendaraan yang menuju wilayah Jabodetabek maupun dari kawasan Jawa Barat.

Secara total, terdapat 192.483 kendaraan yang kembali ke Jabodetabek melalui empat gerbang tol utama. Jumlah tersebut naik 14,32 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal yang berada di angka 168.374 kendaraan.

Kenaikan terlihat di sejumlah titik. Di Gerbang Tol Halim, kendaraan yang melintas menuju Jakarta mencapai 69.854 unit atau meningkat 14,86 persen. Sementara di GT Cikunir 6, tercatat 17.925 kendaraan, melonjak signifikan sebesar 47,99 persen dari kondisi normal.

Lonjakan juga terjadi di GT Cikupa dengan 57.621 kendaraan atau naik 18,88 persen. Adapun di GT Ciawi 2, volume kendaraan tercatat 47.083 unit, meningkat tipis sebesar 0,23 persen dibandingkan lalu lintas normal.

Baca Juga: Arus Mudik-Balik Lebaran 2026 Terkendali, One Way Resmi Dihentikan

Di wilayah Jawa Barat, arus kendaraan dari Bandung dan Rancaekek menuju Jakarta juga mengalami peningkatan. Tercatat 72.583 kendaraan melintas atau naik 6,68 persen dibandingkan kondisi normal. Sementara itu, kendaraan menuju Bandung dan sekitarnya juga meningkat menjadi 69.795 unit atau naik 5,67 persen.

Distribusi lalu lintas di Jawa Barat terpantau melalui dua gerbang tol utama. Di GT Cileunyi, volume kendaraan yang melintas mencapai 40.983 unit, meningkat 23,67 persen. Untuk arah Rancaekek dan Garut, jumlah kendaraan mencapai 38.223 unit atau naik 16,66 persen.

Berbeda dengan Cileunyi, lalu lintas di GT Pasteur justru mengalami penurunan. Kendaraan yang menuju Jakarta tercatat 31.600 unit atau turun 9,45 persen, sedangkan arus masuk ke Bandung tercatat 31.572 kendaraan atau turun 5,16 persen.

Baca Juga: One Way Trans Jawa Resmi Ditutup, Arus Balik Lebaran 2026 Kembali Normal Dua Arah

Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad, Widiyatmiko Nursejati, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas kelancaran arus mudik dan balik tahun ini.

"Terima kasih dan apresiasi kami sampaikan kepada masyarakat, baik yang melakukan mudik ke kampung halaman, atau yang melintas selama arus silaturahmi dan wisata, karena telah mampu berkendara dengan aman dan lancar," kata dia dalam keterangan resmi, Senin, 30 Maret 2026.

"Selama periode arus mudik dan balik Idulfitri 1447 H/2026 M, mulai tanggal 11 s.d. 29 Maret 2026, tercatat jumlah kecelakaan di Ruas Tol Cipularang dan Padaleunyi mengalami penurunan sebesar 33,33% atau sebanyak 4 kasus dibandingkan kasus kecelakaan pada periode Lebaran sebelumnya yaitu sebanyak 6 kasus," ujar dia.***