BEKASI.POJOKSATU.id – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) kembali melakukan pemeliharaan rutin di Ruas Tol Jakarta–Cikampek sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas infrastruktur jalan tol. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kenyamanan, keamanan, dan kelancaran perjalanan para pengguna jalan.
Senior Manager Representative Office 1 JTT, Amri Sanusi, menjelaskan bahwa pekerjaan pemeliharaan berlangsung mulai Jumat, 14 November 2025 hingga Minggu, 23 November 2025 di sejumlah titik Ruas Tol Jakarta–Cikampek.
Adapun lokasi pemeliharaan meliputi:
- Jembatan Sungai Citarum KM 01+517 Karawang Timur jalur ramp pada Jumat (14/11) pukul 19.00 WIB – Senin (17/11) pukul 16.00 WIB
- On Ramp Simpang Susun Cikunir arah Cikampek lajur 1 dan 2 pada Jumat (14/11) pukul 23.00 WIB – Senin (17/11) pukul 07.00 WIB
- KM 08+135 hingga KM 08+185 arah Cikampek lajur 1 dan bahu luar pada Minggu (16/11) pukul 09.00 WIB – Rabu (19/11) pukul 07.00 WIB
- KM 62+405 hingga KM 61+950 arah Jakarta lajur 1 pada Senin (17/11) pukul 09.00 WIB – Jumat (21/11) pukul 22.00 WIB
- KM 25+954 hingga KM 25+820 arah Jakarta lajur 1 pada Senin (17/11) pukul 09.00 WIB – Minggu (23/11) pukul 07.00 WIB
Meski ada pekerjaan perawatan, operasional Tol Jakarta–Cikampek tetap berjalan normal di kedua arah.
VP Corporate Secretary & Legal JTT, Ria Marlinda Paallo, menyampaikan bahwa pemeliharaan jalan tol bukan hanya soal merawat infrastruktur, tetapi juga menjaga kepercayaan publik.
“Bagi kami, jalan tol bukan sekadar bangunan fisik. Ini adalah penghubung aktivitas dan harapan masyarakat dari satu kota ke kota lainnya, sehingga kualitasnya harus selalu terjaga,” ujarnya.
Ria menambahkan, JTT telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk memastikan lalu lintas tetap lancar selama pengerjaan, seperti penempatan petugas siaga, pengaturan area kerja, opsi contraflow bila diperlukan, serta koordinasi dengan Patroli Jalan Raya.
Baca Juga: Mayat Pria Ditemukan di Sisi Tol Jagorawi KM 30 Arah Bogor, Polisi Lakukan Penyelidikan
JTT juga memasang spanduk imbauan dan pesan melalui Dynamic Message Sign (DMS) di kedua arah untuk memastikan informasi tersosialisasi dengan baik. Pengguna jalan diminta menyesuaikan waktu perjalanan, memastikan kondisi kendaraan, dan mematuhi arahan petugas selama pemeliharaan berlangsung.
Melalui pemeliharaan berkelanjutan ini, JTT menegaskan komitmen menjaga kualitas Tol Trans Jawa sebagai jalur utama mobilitas dan ekonomi nasional, sejalan dengan Program Asta Cita Pemerintah yang mendorong pemerataan pembangunan dan konektivitas antardaerah.***




