BEKASI.POJOKSATU.id – Pengelola Jalan Tol Jakarta–Tangerang (Janger), Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT), akan menerapkan pengaturan dan rekayasa lalu lintas seiring pelaksanaan pekerjaan perbaikan Jembatan Cisadane di KM 19+600 arah Jakarta.
Pekerjaan tersebut berupa penggantian pot bearing jembatan yang bertujuan menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna jalan dalam jangka panjang.
Kegiatan perbaikan dijadwalkan berlangsung mulai Jumat, 30 Januari hingga Senin, 2 Februari 2026. Selama pekerjaan berlangsung, atas diskresi Kepolisian, akan dilakukan penutupan sebagian lajur secara bergantian guna menjamin keselamatan pengguna jalan tol.
Senior Manager Representative Office 2 Jasamarga Metropolitan Tollroad, Ginanjar Bekti R., menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah mitigasi untuk meminimalkan kepadatan lalu lintas.
Baca Juga: Tips Memadukan Interior Rumah Minimalis dan Dekorasi Tradisional Imlek
Upaya tersebut meliputi pemasangan rambu-rambu peringatan sebelum area pekerjaan, pengaturan agar area kerja tetap efisien, serta koordinasi intensif dengan Kepolisian Patroli Jalan Raya (PJR) dan PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO).
"Selain itu, Jasa Marga juga telah melakukan sosialisasi rencana pekerjaan kepada pengguna jalan melalui pemasangan spanduk imbauan serta banner digital Dynamic Message Sign (DMS) di sepanjang ruas Tol Jakarta–Tangerang arah Jakarta," kata dia melalui keterangan resmi yang diterima Redaksi pada Rabu, 28 Januari 2026.
Jasa Marga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan selama pekerjaan berlangsung.
Baca Juga: Jalur Fungsional Arus Mudik Disiapkan, Jasa Marga Targetkan Pemecah Kepadatan Lebaran 2026
Pengguna jalan diimbau untuk tetap waspada, mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan, serta mengatur waktu dan rute perjalanan. Pengguna juga diminta memastikan saldo kartu elektronik mencukupi agar perjalanan tetap lancar.***




