BEKASI.POJOKSATU.id -  PT Jasa Marga melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) akan melaksanakan pekerjaan rekonstruksi perkerasan di sejumlah titik Ruas Tol Jakarta-Tangerang (Janger) sebagai bagian dari program preservasi jalan yang dilakukan secara berkala.

Senior Manager Representative Office 2 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Ginanjar Bekti, menjelaskan bahwa pekerjaan tersebut bertujuan menjaga kondisi jalan tol tetap optimal sekaligus memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang telah ditetapkan.

Menurutnya, kegiatan preservasi menjadi langkah penting untuk mempertahankan kualitas infrastruktur jalan tol agar tetap aman, nyaman, dan mampu mendukung kelancaran mobilitas masyarakat maupun distribusi logistik di wilayah Jabodetabek.

“Pekerjaan rekonstruksi perkerasan dilakukan untuk mempertahankan keandalan infrastruktur jalan tol sehingga dapat terus memberikan layanan yang aman, lancar, dan berkualitas bagi pengguna jalan,” ujar dia dalam keterangan resmi, Kamis, 25 Juni 2026.

Baca Juga: Jelang Panen Padi, Permintaan LPG 3 Kg di Gantar Meningkat, Pertamina Pastikan Stok Aman

Pekerjaan akan berlangsung di sejumlah titik antara KM 10 hingga KM 25 Ruas Tol Jakarta-Tangerang pada kedua arah perjalanan, mulai Sabtu, 27 Juni 2206, hingga Senin, 6 Juli 2026.

Untuk arah Jakarta, pekerjaan dilakukan di beberapa lokasi seperti KM 10, KM 24, KM 25, serta akses On Ramp Karawaci 2. Sementara untuk arah Tangerang, pekerjaan mencakup Off Ramp Karang Tengah Barat 1, KM 16, KM 17, Off Ramp Karawaci 2, hingga KM 25.

Selama proses rekonstruksi berlangsung, lajur yang menjadi area pekerjaan akan ditutup sementara demi menjaga keselamatan pekerja dan pengguna jalan. Namun, Jasa Marga memastikan lajur lainnya tetap dapat digunakan untuk mendukung kelancaran lalu lintas.

Guna meminimalkan gangguan perjalanan, Representative Office 2 JMT bersama PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) telah menyiapkan berbagai langkah pengamanan, mulai dari pengaturan lalu lintas, pemasangan rambu-rambu kerja, hingga penempatan petugas di lapangan.

Jasa Marga juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan pengguna jalan selama pekerjaan berlangsung.

Baca Juga: Pertamina Perkuat Kapasitas Bank Sampah Campaka, Nasabah Tembus 151 Orang

Pengguna jalan diimbau untuk tetap berhati-hati, mematuhi rambu-rambu yang terpasang, mengikuti arahan petugas, serta mengatur waktu perjalanan dengan baik. Selain itu, pengendara juga diminta memastikan saldo kartu elektronik mencukupi sebelum memasuki gerbang tol guna menghindari antrean dan memperlancar perjalanan.

Melalui program preservasi ini, Jasa Marga berharap kualitas layanan di Ruas Tol Jakarta-Tangerang tetap terjaga sehingga dapat memberikan pengalaman berkendara yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.***