BEKASI.POJOKSATU.id - Lonjakan arus balik Lebaran 2026 masih terus berlangsung hingga H+7 Idulfitri. Pada Sabtu, 28 Maret 2026, volume kendaraan yang kembali ke Jabotabek tercatat mencapai 212.138 unit, atau meningkat 46,7 persen dibandingkan kondisi normal.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyebut puncak arus balik tertinggi masih terjadi beberapa hari sebelumnya.
“Dengan melihat lalu lintas harian pada hari Sabtu (27/03), Jasa Marga mencatat lalu lintas kembali ke Jabotabek yang tertinggi masih terjadi pada hari Selasa, 24 Maret 2026, dengan 256 ribu kendaraan atau meningkat 99,0% dibanding lalin normal. Mayoritas pemudik masih didominasi dari arah Timur (Trans Jawa dan Bandung) sebanyak 62,1%,” ujar Rivan, Minggu, 29 Maret 2026.
Baca Juga: Data 11-28 Maret 2026: 2,77 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek, Arus Balik Masih Didominasi Timur
Memasuki akhir periode arus balik, Jasa Marga memprediksi arus kendaraan masih tinggi. Pada Minggu, 29 Maret 2026, diperkirakan sekitar 249 ribu kendaraan akan kembali ke Jabotabek melalui empat gerbang tol utama, meningkat 42,2 persen dari kondisi normal. Dari jumlah tersebut, sekitar 91 ribu kendaraan diprediksi masuk melalui GT Cikampek Utama dari arah Trans Jawa, atau naik 153,5 persen.
Untuk mengantisipasi lonjakan ini, Jasa Marga terus memperkuat layanan di ruas tol utama.
“Berdasarkan data tersebut, Jasa Marga terus melakukan penguatan layanan di sejumlah ruas tol utama dengan mengoptimalkan operasional gardu tol, menyiagakan armada layanan jalan tol, melakukan pengaturan lalu lintas secara situasional, serta memastikan kesiapsiagaan petugas di lapangan selama 24 jam," kata dia.
"Selain itu, optimalisasi teknologi melalui Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) terus dilakukan untuk memantau kondisi lalu lintas secara real-time dan mendukung pengambilan keputusan yang cepat dan tepat, serta didukung oleh penyebaran informasi melalui aplikasi Travoy dan Radio Travoy FM guna membantu pengguna jalan dalam merencanakan perjalanan,” sambung Rivan.
Ia juga mengingatkan pentingnya keselamatan selama perjalanan, khususnya saat melintasi jalur dengan rekayasa lalu lintas.
Baca Juga: Arus Balik Lebaran Mulai Mereda, Lalu Lintas di Tol Layang MBZ Berangsur Normal
“Menjelang periode akhir periode arus balik, kami mohon kerja sama pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan, terutama saat melintasi jalur dengan rekayasa lalu lalintas one way dan contraflow sesuai diskresi Kepolisian, tetap disiplin dalam berkendara. Pada jalur one way, lajur kanan dan bahu jalan tidak diperuntukkan untuk mendahului. Apabila hendak bergerak melambat, tetap gunakan lajur kiri sesuai ketentuan demi menjaga keselamatan bersama," tutup Rivan.
Jasa Marga juga mengimbau pengguna jalan untuk memastikan kesiapan perjalanan, mulai dari kondisi kendaraan dan pengemudi, kecukupan BBM dan saldo uang elektronik, hingga kepatuhan terhadap rambu dan arahan petugas.***




