BEKASI.POJOKSATU.id - PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (PT JJC) mencatat peningkatan arus kendaraan di Ruas Jalan Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ) selama periode Hari Raya Iduladha 1447 H/2026.

Pada Kamis, 28 Mei 2026, sebanyak 48.655 kendaraan melintas di ruas tol layang tersebut dari kedua arah. Jumlah itu meningkat 10,89 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal yang mencapai 43.877 kendaraan.

General Manager Operasi dan Pemeliharaan PT JJC, Desti Anggraeni, mengatakan peningkatan volume kendaraan diperkirakan masih akan terus terjadi selama periode libur panjang Iduladha.

Baca Juga: Libur Iduladha 2026, Arus Kendaraan ke Trans Jawa via GT Cikampek Utama Naik 52 Persen

“Volume kendaraan diprediksi masih akan terus terjadi peningkatan pada libur panjang Hari Raya Iduladha 1447 H/2026. Tercatat total volume kendaraan menuju Cikampek melalui Ruas Jalan Layang MBZ dari mulai H-1 sampai Hari Raya Iduladha sebanyak 76.385 kendaraan atau meningkat sebesar 78,30 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 42.841 kendaraan,” ujar Desti.

Berdasarkan data lalu lintas harian, arus kendaraan menuju arah Cikampek juga masih mengalami peningkatan. Tercatat sebanyak 28.860 kendaraan melintas ke arah timur atau naik 32,46 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 21.787 kendaraan.

Menurut Desti, tingginya volume kendaraan tersebut menunjukkan masih tingginya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan libur panjang untuk melakukan perjalanan ke wilayah timur Pulau Jawa.

Ia juga mengimbau para pengguna jalan agar tetap mengutamakan keselamatan selama melintas di Jalan Layang MBZ.

Baca Juga: Jelang Idul Adha, Pertamina Patra Niaga JBB Siaga Antisipasi Lonjakan Konsumsi Energi

“Kami selalu mengimbau pengguna jalan yang melintas di Ruas Jalan Layang MBZ untuk selalu mengutamakan keselamatan, memastikan pengemudi dan kendaraan dalam kondisi prima, serta memastikan kecukupan daya dan bahan bakar kendaraan,” katanya.

Selain itu, pengguna jalan juga diminta mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas, terutama apabila diterapkan rekayasa lalu lintas di lapangan.

Desti turut mengingatkan pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan saat hujan karena kondisi cuaca dapat memengaruhi jarak pandang dan permukaan jalan.

“Dengan begitu perjalanan dapat berlangsung aman dan nyaman hingga sampai ke tempat tujuan,” tutupnya.***