BEKASI.POJOKSATU.id - Kisruh kepemimpinan di Yayasan Ilomata berbuntut pada pemecatan sepihak kepada beberapa pegawai, pihak yayasan enggan memberikan keterangannya.

Pihak bekasi.pojoksatu.id sudah berusaha menghubungi melalui nomor telepon yang tertera di website resmi Yayasan STIAMI pada tanggal 23 September 2023, akan tetapi tidak ada jawaban dari pihak Yayasan Ilomata ataupun Yayasan STIAMI.

Selain berusaha menghubungi lewat telepon pojokbekasicom juga menghubungi melalui email [email protected] pada tanggal 25 September 2023, tidak ingin memberikan keterangan terkait hal itu.

Baca Juga: Pemecatan Sekretaris Yayasan Ilomata Berujung Perkara di Pengadilan, Kuasa Hukum: Alasan Pemecatan Tak Jelas

Tidak hanya itu saja, ketika didatangi ke kampus STIAMI yang berada di Jalan Pangkalan Asem, Galur, Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat, 29 September 2023, tidak ada satupun pihak Yayasan yang mau memberikan komentar.

Diketahui bahwa kekisruhan pada Yayasan Ilomata STIAMI berdampak pemecatan sepihak sekertaris yayasan, Wakil Rektor II, Wakil Rektor III, Dekan Fakultas Ilmu Administrasi, Direktur Sekolah Pascasarjana, Direktur Sekolah Vokasi, Wakil Direktur Sekolah Pascasarjana, Wakil Dekan Fakultas Ilmu Sosial, dan Manajemen serta Kepala Bagian Sumber Daya Insansi dan Kelembagaan.

Pemberhentian secara sepihak tanpa alasan yang jelas juga terjadi pada Rektor Institut STIAMI.

Salah satu petugas keamanan yang berjaga di Yayasan STIAMI membenarkan adanya kekisruhan pada Yayasan Ilomata, akan tetapi dirinya enggan memberikan keterangan terkait dengan kekisruhan pada Yayasan Ilomata.

"Emang ada kabar kekisruhan Yayasan, tapi saya tidak mau ngambil pusing gitu aja pak," ujar dia.

Selain itu, dirinya mengaku tidak ada satupun pihak Yayasan yang mau ditemui oleh awak media.***