POJOKSATU.id - Bagi sebagian pemilik mobil, modifikasi mobil adalah suatu kepuasan tersendiri.
Tampilan mobil modifikasi menjadi lebih apik dan keren baik dari interior ataupun eskterior.
Modifikasi biasanya tak sebatas penampilan saja, tetapi juga dari segi performa mobil.
Baca Juga: 5 Tips Beli Mobil Tua Bangka alias Motuba, Jangan Sampai Salah Pilih
Ada modifikasi yang membuat mobil menjadi ceper dengan ring velg yang lebar. Suara bising knalpot menjadi ciri khas bahwa mobil itu siap ngacir dalam kecepatan tinggi.
Akan tetapi, ternyata ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum memodifikasi mobil kesayangan.
Keamanan nomor satu
Pastikan modifikasi mobil tidak mengesampingkan faktor keamanan dalam berkendara.
Jangan ganti dengan bagian yang dirasa dapat mengurangi faktor keamanan mobil, seperti kekuatan bodi dan sistem pengereman.
Pertimbangkan performa
Standar pabrikan mobil sudah diperhitungkan insinyur yang ada dengan banyak aspek, seperti ergonomis, keselamatan, kenyamanan, dan lainnya.
Baca Juga: Berapa Harga Toyota Soluna Saat Ini? Simak untuk Dapat Panduan Harga yang Pas
Jangan sampai tampilan mobil jadi kerean, performanya jadi tidak stabil karena tidak sesuai dengan standar lagi.
Konsumsi BBM
Tak jarang setelah dimofidikasi mobil semakin boros BBM. Meski hal itu merupakan konsekuensi dari pencapaian performa, tetapi pemilik mobil harus tahu ada biaya ekstra yang harus dikeluarkan.
Mobil boros identik dengan sebutan sahabat Pertamina. Jika sebelumnya mobil dapat melaju 1:15 di dalam tol, jika sudah dimodifikasi rasio itu tentu berkurang.
Biaya
Modifikasi memerlukan biaya, tergantung berapa banyak yang dimodifikasi, merek suku cadang, dan besar-kecilnya pekerjaan.
Rico Ceper menghabiskan hingga ratusan juta untuk memodifikasi Starlet kotak miliknya. Padahal, harga Starko, sebutan bagi starlet kotak di pasaran berkisar 35-60 jutaan.
Harga jual
Mobil bekas modifikasi biasanya kurang diminati oleh pembeli. Contohnya pembeli mobil tua bangka (motuba), yang cenderung lebih mencari mobil dengan kondisi OEM (original equipment manufacturing) alias part original.
Harga mobil, khususnya motuba, dengan orisinalitas yang terjaga lebih tinggi dibandingkan motuba yang sudah banyak modifikasi.
Jadi, sebelum memodifikasi mobil ada baiknya mempertimbangkan hal di atas. Jangan sampai mobil sudah terlanjur dimodifikasi tetapi menyesal di kemudian hari.***



