BEKASI.POJOKSATU.ID - Pemerintah bersama operator transportasi publik memperkuat layanan LRT dan KRL pada malam pergantian Tahun Baru 2026 untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang diprediksi meningkat.

Penyesuaian jam operasional dilakukan sebagai bagian dari upaya memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat yang merayakan Tahun Baru di pusat kota Jakarta.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, layanan LRT akan tetap beroperasi hingga Kamis 1 Januari 2026 pukul 01.00 WIB.

Baca Juga: 40 Km Jalan Kabupaten Akan Diperbaiki, Anggaran Rp156 Miliar Disiapkan

Kebijakan tersebut diambil untuk mengakomodasi mobilitas warga yang menghadiri berbagai kegiatan malam Tahun Baru.

“Untuk layanan angkutan umum, untuk MRT, LRT, ini akan operasional sampai dengan pukul 01.00,” ujar Syafrin, di Jakarta, 30 Desember 2025.

Selain memperpanjang jam operasional, Dishub DKI juga memastikan interval kedatangan kereta LRT dipersingkat, khususnya pada jam-jam krusial menjelang dan setelah pergantian tahun.

Baca Juga: 130 Rumah Tak Layak Huni Diperbaiki, Pemkot Bekasi Genjot Hunian Sehat Warga

Langkah ini dilakukan untuk mencegah penumpukan penumpang di stasiun saat arus balik massa. “Headway akan kami rapatkan menjadi sekitar lima menit di waktu tertentu,” kata Syafrin.

Penguatan layanan juga dilakukan oleh PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) dengan menambah 45 perjalanan KRL Commuter Line khusus pada malam pergantian Tahun Baru.

VP Corporate Secretary PT KCI Karina Amanda mengatakan, layanan tambahan tersebut akan beroperasi mulai Rabu 31 Desember 2025 hingga Kamis 1 Januari 2026 dini hari pukul 03.00 WIB.

Baca Juga: Busa di Kali Bekasi Kembali Muncul, DLH dan KP2C Lakukan Susur Sungai Telusuri Sumber Pencemar

“Khusus untuk malam pergantian tahun baru, KAI Commuter akan menambah layanan operasional. Kami akan mengoperasikan 45 perjalanan kereta tambahan khusus di malam tahun baru,” ujar Karina.

Penambahan perjalanan tersebut tersebar di berbagai lintas utama, dengan fokus pada lintas Bogor dan Cikarang yang diperkirakan menjadi rute terpadat.

Lintas Bogor mendapat tambahan 20 perjalanan, lintas Cikarang 12 perjalanan, Rangkasbitung 4 perjalanan, Tanjung Priok 2 perjalanan, dan Tangerang 7 perjalanan.

Dengan penambahan ini, total perjalanan KRL yang dioperasikan khusus pada malam Tahun Baru mencapai 1.110 perjalanan.

Baca Juga: Arus Balik Libur Natal 2025 Meningkat Tajam, JTT Perkuat Layanan di Tol Jakarta–Cikampek

Penguatan layanan LRT dan KRL diharapkan dapat mendorong masyarakat menggunakan transportasi umum serta mengurangi kemacetan di pusat kota.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan memanfaatkan informasi resmi dari masing-masing operator transportasi.***