BEKASI.POJOKSATU.ID - Sate kambing selalu memiliki daya tarik tersendiri bagi pencinta kuliner Nusantara.

Aroma daging yang dibakar di atas arang, tekstur daging yang empuk, serta perpaduan bumbu kecap, kacang, dan rempah membuat hidangan ini tak lekang oleh waktu.

Di Jakarta, sate kambing bukan hanya soal rasa, tetapi juga cerita panjang yang dijaga lintas generasi.

Baca Juga: Hujan Dua Hari Picu Longsor Maut, Pemerintah Daerah Kerahkan Tim Gabungan

Sejumlah warung bahkan telah berdiri puluhan tahun dan kini menyandang status kuliner legendaris.

1. Sate Kambing H. Giyo

Salah satu yang paling dikenal adalah Sate Kambing H. Giyo di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur.

Berdiri sejak 1974, warung ini masih setia menggunakan cara memasak tradisional dengan arang batok dan anglo.

Resep turun-temurun yang dipertahankan membuat aroma asap sate terasa khas dan rasa dagingnya kuat.

Baca Juga: Menteri PU Janji Tuntaskan Banjir Bekasi, Tak Mau Terulang Lagi

Tingginya minat pembeli terlihat dari konsumsi hingga belasan ekor kambing per hari, menjadikan H. Giyo sebagai salah satu ikon sate kambing Jakarta Timur.

2. Sate Tegal H. Ridwan

Masih di kawasan Jatinegara, Sate Tegal H. Ridwan juga tak kalah populer.

Warung ini dikenal dengan potongan daging kambing yang besar dan empuk, disajikan bersama bumbu kecap, acar bawang merah, dan tomat segar.

Perpaduan rasa gurih dan manis semakin lengkap saat disantap bersama sop kambing hangat yang kaya rempah, menjadikannya pilihan favorit pencinta sate kambing khas Tegal.

 

3. Sate Pak Rahmat

Bergeser ke Jakarta Pusat, ada Sate Pak Rahmat di kawasan Cempaka Putih yang telah berdiri sejak 1978.

Warung ini identik dengan cita rasa Madura yang kuat melalui bumbu kacang kental dan melimpah.

Potongan daging yang besar dan empuk membuat sate di sini selalu diburu pelanggan.

Tak heran, ribuan tusuk sate bisa habis dalam sehari, meski pengunjung harus rela antre panjang terutama saat jam makan malam.

Baca Juga: OMC Bukan Sekadar Tebar Awan, Ini Teknologi Pengendalian Cuaca yang Dipakai DKI

4. Sate Lamongan Jaya Agung

Nama legendaris lain yang tak bisa dilewatkan adalah Sate Lamongan Jaya Agung di Jalan KH Wahid Hasyim, Menteng.

Berdiri sejak 1963, warung ini menawarkan sate kambing dengan bumbu khas Jawa Timur berupa campuran kacang dan kecap.

Aroma asap pembakaran yang menggoda kerap tercium dari kejauhan, menjadi penanda kuat keberadaan salah satu sate kambing tertua di Jakarta.

Baca Juga: Tembok Lembap Bikin Cat Rusak, Ini Solusi Agar Cat Rumah Awet

5. Warung Sate dan Tongseng Pak H. Budi

Sementara itu, Warung Sate dan Tongseng Pak H. Budi di Duren Sawit dikenal dengan olahan kambing khas Solo.

Sejak 1985, warung ini konsisten menyajikan sate kambing, tongseng, hingga sate goreng dengan bumbu rempah yang meresap.

Kuah tongseng yang kaya rasa menjadi pelengkap sempurna bagi pencinta olahan kambing autentik.

Berburu sate kambing di Jakarta bukan sekadar mengisi perut, tetapi juga menikmati warisan rasa yang bertahan puluhan tahun.

Setiap tusuk sate membawa cerita, tradisi, dan kelezatan yang terus hidup di tengah hiruk pikuk ibu kota.***