BEKASI.POJOKSATU.id – Ayam Bakar Kalasan Ibu Sopiah terus mengembangkan usaha kuliner yang berawal dari dapur rumahan di Perumahan Duta Harapan, Jalan Telaga Mas, Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi.

Usaha kuliner tersebut mengandalkan resep keluarga yang dipertahankan secara turun-temurun untuk menjaga cita rasa ayam bakar yang disajikan kepada pelanggan.

Owner Ayam Bakar Kalasan Ibu Sopiah, Achmad Buhori, mengatakan perjalanan usaha tersebut dimulai dari skala kecil dengan melayani pesanan warga sekitar.

"Awalnya kami memang dari dapur rumah. Kami melayani pesanan dari tetangga dan orang-orang di sekitar tempat tinggal," ujar Achmad saat ditemui di lokasi usaha, Kamis (20/8/2026).

Menurutnya, perkembangan usaha tidak terlepas dari kepercayaan pelanggan yang kemudian merekomendasikan Ayam Bakar Kalasan Ibu Sopiah kepada masyarakat lainnya.

"Dari situ pelanggan mulai mengenalkan produk kami kepada teman, keluarga, maupun rekan kerja mereka. Jadi perkembangannya lebih banyak dari rekomendasi pelanggan," katanya.

Achmad menjelaskan, resep keluarga menjadi salah satu hal yang dipertahankan hingga saat ini. Racikan bumbu khas Kalasan tersebut menjadi ciri tersendiri dari produk yang mereka tawarkan.

"Kami tetap mempertahankan resep keluarga. Bumbu yang digunakan merupakan racikan yang sudah ada sejak dulu dan kami berusaha menjaga rasanya agar tetap konsisten," jelasnya.

Ia menegaskan, selain rasa, kualitas bahan menjadi perhatian dalam proses produksi. Ayam yang digunakan merupakan ayam segar yang kemudian diolah menggunakan bumbu sebelum dibakar.

"Kami menggunakan bahan yang fresh. Ayam diproses dengan bumbu sampai meresap, kemudian dibakar. Jadi bukan hanya mengejar rasa, tetapi kualitas bahan juga kami perhatikan," ungkap Achmad.

Dalam proses pengolahan, pihaknya juga mengedepankan aspek kebersihan dan kehalalan bahan yang digunakan.

"Bagi kami halal dan kebersihan itu penting. Semua bahan yang kami gunakan kami pastikan sesuai dan proses pengolahannya juga kami jaga," ujarnya.

Selain ayam bakar dengan bumbu khas Kalasan, pelanggan juga dapat memilih varian bumbu rujak.

"Untuk pilihan rasa, selain bumbu Kalasan yang manis dan gurih, kami juga menyediakan bumbu rujak. Rasanya lebih ke pedas manis dan segar," tutur Achmad.

Baca Juga : Overstay Lebih dari 8 Tahun, WN Nigeria Jadi Tersangka Kasus Keimigrasian di Bekasi

Seiring meningkatnya permintaan, Ayam Bakar Kalasan Ibu Sopiah kini tidak hanya melayani pembelian untuk konsumsi harian, tetapi juga menerima pesanan dalam jumlah besar.

"Sekarang kami cukup sering menerima pesanan nasi box. Ada untuk acara kantor, pengajian, syukuran, maupun kegiatan keluarga," katanya.

Untuk menu nasi box, harga yang ditawarkan mulai dari Rp25 ribu hingga Rp29 ribu per porsi.

"Paket nasi box kami mulai dari Rp25 ribu sampai Rp29 ribu. Di dalamnya sudah ada nasi, ayam bakar, sambal fresh, lalapan, serta pilihan tahu dan tempe," jelasnya.

Achmad mengatakan pelanggan juga dapat menyesuaikan sejumlah pelengkap sesuai dengan kebutuhan acara.

"Kalau membutuhkan tambahan seperti buah-buahan, kerupuk atau air mineral, juga bisa disesuaikan dengan kebutuhan pesanan," katanya.

Ia menyebut, layanan pesan antar juga menjadi bagian dari upaya untuk memudahkan masyarakat mendapatkan produk Ayam Bakar Kalasan Ibu Sopiah.

"Kami ingin pelanggan tidak kesulitan untuk mendapatkan produk kami. Karena itu selain melayani langsung, kami juga membuka pemesanan secara daring," ujarnya.

Menurut Achmad, keberadaan layanan daring membuat jangkauan pelanggan menjadi lebih luas.

"Sekarang pelanggan bisa memesan secara online. Kami juga tersedia di GoFood sehingga masyarakat yang berada di sekitar Bekasi Utara bisa lebih mudah melakukan pemesanan," ungkapnya.

Baca Juga : BPJS Ketenagakerjaan Bekasi Kota tingkatkan literasi peserta melalui layanan daring

Masyarakat yang ingin mengetahui menu dan melakukan pemesanan juga dapat mengakses katalog resmi Ayam Bakar Kalasan Ibu Sopiah.

"Masyarakat yang ingin memesan Nasi Box Ayam Bakar untuk konsumsi harian maupun acara besar bisa mengakses katalog resmi kami di situs www.ayambakarkalasanibusopiah.com," katanya.

"Informasi menu dan pembaruan lainnya juga kami sampaikan melalui Instagram @ayam_kalasan_ibu_sopiah," tambah Achmad.

Achmad berharap usaha yang dibangun dari dapur sederhana tersebut dapat terus berkembang tanpa meninggalkan prinsip yang sejak awal menjadi dasar usaha.

"Kami ingin tetap mempertahankan kualitas, rasa, dan pelayanan. Jangan sampai karena usaha berkembang, justru kualitasnya menurun," tegasnya.

"Bagi kami, kepuasan pelanggan adalah yang utama. Kalau pelanggan puas dan kembali memesan, itu menjadi kebanggaan bagi kami," sambungnya.

Ia pun berharap Ayam Bakar Kalasan Ibu Sopiah dapat terus menjadi pilihan masyarakat Kota Bekasi dan sekitarnya.

"Kami berharap Ayam Bakar Kalasan Ibu Sopiah bisa terus diterima masyarakat. Prinsip kami sederhana, Halal, Fresh, dan Berkualitas," pungkas Achmad.***