BEKASI.POJOKSATU.ID - Harga emas Logam Mulia yang dijual di PT Pegadaian (Persero) kembali menguat pada perdagangan akhir pekan, Sabtu 10 Januari 2026.

Kenaikan harga tercatat pada hampir seluruh produk emas populer, mulai dari Galeri24, UBS, hingga Antam, seiring masih tingginya minat masyarakat terhadap instrumen investasi berbasis emas di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Berdasarkan informasi dari laman resmi Sahabat Pegadaian, harga emas Galeri24 hari ini naik Rp8.000 per gram.

Baca Juga: Jangan Lengah! Hujan Ringan Diprediksi Menyelimuti Bekasi Hari Ini

Dari sebelumnya diperdagangkan di angka Rp2.588.000 per gram, kini emas Galeri24 berada di level Rp2.596.000 per gram.

Kenaikan ini dinilai cukup stabil dan mencerminkan tren positif harga emas dalam beberapa hari terakhir.

Sementara itu, emas UBS mencatat kenaikan yang lebih signifikan. Harga emas UBS melonjak Rp15.000 dari sebelumnya Rp2.637.000 menjadi Rp2.652.000 per gram.

Baca Juga: Jalan Rusak Dipantau Langsung, Warga Bekasi Utara Rasakan Respons Cepat Pemerintah

Lonjakan tersebut membuat emas UBS tetap menjadi salah satu pilihan favorit investor ritel yang mencari produk emas dengan variasi ukuran yang cukup lengkap.

Di sisi lain, harga emas Antam yang mengacu pada situs resmi Logam Mulia juga mengalami kenaikan paling tinggi dibandingkan dua merek lainnya.

Emas Antam naik Rp25.000 per gram dari posisi Rp2.577.000 menjadi Rp2.602.000 per gram.

Baca Juga: Suap Ijon Rp14 Miliar di Bekasi, Cermin Masalah Struktural Pemerintahan Daerah

Kenaikan ini sekaligus mempertegas posisi emas Antam sebagai produk emas premium yang kerap menjadi acuan harga pasar.

Ketersediaan emas di Pegadaian juga terbilang lengkap.

Produk emas Galeri24 tersedia mulai dari ukuran kecil 0,5 gram hingga ukuran besar 1.000 gram atau setara 1 kilogram.

Sementara emas UBS ditawarkan dalam rentang berat 0,5 gram hingga 500 gram. Adapun emas Antam tersedia dalam ukuran yang bervariasi, mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram.

Penguatan harga emas ini dinilai masih akan menjadi daya tarik bagi masyarakat yang ingin mengamankan nilai asetnya.

Baca Juga: Tiga Pengedar Narkoba Jenis Ganja Diringkus Polisi Di Bekasi Timur

Emas selama ini dikenal sebagai instrumen lindung nilai (safe haven) yang relatif stabil, terutama di tengah fluktuasi pasar keuangan dan nilai tukar.

Sejumlah analis memperkirakan tren harga emas masih berpotensi bergerak fluktuatif namun cenderung menguat dalam jangka menengah, tergantung pada kondisi ekonomi global, kebijakan suku bunga, serta pergerakan dolar Amerika Serikat.

Dengan kondisi tersebut, emas masih dianggap relevan sebagai pilihan investasi jangka panjang maupun sarana diversifikasi portofolio.

Bagi masyarakat yang berencana membeli emas, disarankan untuk terus memantau pergerakan harga harian serta menyesuaikan pembelian dengan tujuan investasi dan kemampuan finansial masing-masing.***