BEKASI.POJOKBEKASI.com – Bahaya penyakit diabetes masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat. Kondisi gula darah yang tidak terkontrol dapat memicu berbagai komplikasi, mulai dari gangguan pembuluh darah hingga risiko amputasi akibat luka kaki diabetik.
Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, Eka Hospital Bekasi menggelar kegiatan Senam dan Talkshow Kesehatan bertajuk Gula Sehat, Kaki Selamat pada Minggu (10/5).
Kegiatan tersebut menghadirkan dokter spesialis penyakit dalam dr. Melisa Diah Puspitasari, Sp.PD dan dokter spesialis bedah vaskular endovaskular dr. Hendra Wibowo, Sp.BVE(K).
Dalam talkshow itu, peserta diberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kadar gula darah tetap stabil, menerapkan pola hidup sehat, hingga melakukan deteksi dini komplikasi diabetes.
Hospital Director Eka Hospital Bekasi, dr. Liong Ajub, MM mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen rumah sakit dalam memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat secara lebih dekat dan mudah dipahami.
“Melalui kegiatan senam dan talkshow ini, kami ingin memberikan edukasi yang lebih dekat kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan diabetes secara menyeluruh sejak dini,” ujar dr. Liong Ajub, Minggu 10 Mei 2026.
Menurutnya, pengelolaan diabetes tidak cukup hanya dengan pengobatan, tetapi juga harus dibarengi pola hidup sehat dan kontrol rutin gula darah.
“Tidak hanya fokus pada pengobatan, kami berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah yang bermanfaat bagi pasien Diabetes Connection Care maupun masyarakat umum agar semakin peduli terhadap kesehatan,” katanya.
Baca Juga : Frekuensi Perjalanan Kereta Tinggi, Flyover Telaga Asih dan Underpass Lemahabang Dibutuhkan
Ia juga berharap masyarakat semakin percaya untuk melakukan penanganan diabetes secara tepat melalui layanan kesehatan yang terintegrasi.
“Harapannya masyarakat tidak menunggu sampai muncul komplikasi. Diabetes harus dikontrol sejak awal agar kualitas hidup pasien tetap baik,” tambahnya.
Sementara itu, dr. Melisa Diah Puspitasari, Sp.PD menjelaskan, banyak pasien diabetes yang datang dalam kondisi gula darah sudah tidak terkontrol sehingga meningkatkan risiko komplikasi.
“Diabetes sering kali tidak disadari karena gejalanya muncul perlahan. Karena itu penting untuk rutin melakukan pemeriksaan gula darah, terutama bagi masyarakat yang memiliki faktor risiko,” ujar dr. Melisa.
Ia menambahkan, pola hidup sehat menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah diabetes semakin parah.
“Mulai dari menjaga pola makan, rutin berolahraga, tidur cukup, hingga kontrol kesehatan secara berkala sangat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil,” jelasnya.
Sedangkan dr. Hendra Wibowo, Sp.BVE(K) mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan luka kecil pada kaki bagi penderita diabetes.
“Luka kecil pada pasien diabetes bisa berkembang menjadi serius apabila aliran darah terganggu dan penanganannya terlambat,” katanya.
Menurutnya, komplikasi kaki diabetik menjadi salah satu kondisi yang cukup sering ditemukan pada pasien diabetes dengan gula darah tidak terkontrol.
Baca Juga : Polres Metro Bekasi Bongkar Peredaran Obat Terlarang di Babelan, Ratusan Butir Disita
“Kalau sudah terjadi infeksi berat dan kerusakan jaringan, risiko amputasi bisa meningkat. Karena itu deteksi dan penanganan dini sangat penting,” ucap dr. Hendra.
Selain talkshow kesehatan, kegiatan juga diisi dengan senam bersama sebagai ajakan kepada masyarakat untuk lebih aktif bergerak demi membantu mengontrol diabetes secara optimal.
Diketahui, diabetes menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia setelah stroke dan penyakit jantung koroner. Bahkan WHO memprediksi jumlah penderita diabetes di Indonesia akan terus meningkat pada tahun 2030 mendatang.
Sebagai bentuk penanganan terpadu, Eka Hospital menghadirkan layanan Diabetes Connection Care (DCC) yang fokus pada penanganan diabetes secara menyeluruh dengan melibatkan tim dokter multidisiplin.
Saat ini layanan Diabetes Connection Care telah tersedia di seluruh cabang Eka Hospital, termasuk Eka Hospital Bekasi.***




