BEKASI.POJOKSATU.id – Wilayah penyangga Jakarta kembali menjadi magnet baru bagi industri pusat perbelanjaan.
Bekasi, Bekasi tak lagi sekadar kota penyangga. Kini, wilayah ini jadi incaran baru pengembang pusat perbelanjaan.
Awal Februari mendatang, satu mal baru bakal dibuka dan menambah daftar pusat belanja yang sudah tembus puluhan unit.
Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) mencatat, jumlah pusat perbelanjaan anggota APPBI di Bekasi saat ini mencapai 33, sekaligus menegaskan posisi Bekasi sebagai kawasan favorit pengembangan mal di Bodetabek.
“Kalau khusus Bekasi, saat ini jumlah pusat perbelanjaan anggota APPBI ada 33,” ujar Ketua APPBI Alphonzus Widjaja, Sabtu 31 Januari 2026.
Dalam waktu dekat, Bekasi akan kembali kedatangan pusat perbelanjaan baru, yakni Summarecon Mall Bekasi (SMB) Phase 2. Mal ini dijadwalkan resmi dibuka pada 4 Februari 2026.
Kehadiran mal baru di kawasan penyangga seperti Bekasi dinilai membawa dampak ganda. Selain menjadi pusat aktivitas ekonomi baru, kehadiran pusat perbelanjaan juga mendorong geliat kota induk, termasuk sektor ritel, kuliner, hingga jasa.
Baca Juga : Summarecon Mall Bekasi Phase 2 Bakal Jadi Lifestyle Hub Baru di Bekasi, Ini yang Bikin Beda
Menurut Alphonzus, tren pengembangan pusat perbelanjaan saat ini memang mulai bergeser. Pengembang tak lagi fokus ke Jakarta, melainkan melirik kawasan penyangga seperti Bogor, Depok, Tangerang, hingga Bekasi.
Ia mengakui, pengembangan pusat perbelanjaan sekarang lebih banyak dilakukan di wilayah Bodetabek karena beberapa faktor. Salah satunya terkait ketersediaan lahan serta biaya pengembangan yang lebih kompetitif dibanding Jakarta.
Selain itu, perubahan pola mobilitas masyarakat juga ikut memengaruhi strategi pengembangan.
“Pertumbuhan pusat perbelanjaan di wilayah Bodetabek juga dimaksudkan untuk lebih mendekat kepada konsumen karena sebagian besar penduduk ibu kota Jakarta pada siang hari sebenarnya bertempat tinggal di Bodetabek,” katanya.
Sementara itu, SMB Phase 2 disebut akan hadir dengan konsep yang lebih modern. Pengembangan ini terintegrasi secara seamless dengan SMB Tahap 1 melalui Lobby The Oval.
Mengusung konsep One-Stop Solution, SMB 2 membawa semangat “Workout, Shop, Eat and Repeat” dengan menghadirkan tenant lifestyle, sporty, serta deretan pilihan kuliner unggulan.
Dari sisi desain, SMB Phase 2 diklaim tampil dengan interior yang lebih segar dan kekinian, menyesuaikan kebutuhan masyarakat urban yang menjadikan pusat perbelanjaan bukan sekadar tempat belanja, tetapi juga ruang aktivitas dan hiburan.
Meski disebut sebagai fase pengembangan baru, APPBI menegaskan SMB Tahap 1 dan SMB Tahap 2 tetap tercatat sebagai satu kesatuan pusat perbelanjaan.
“SMB 2 adalah merupakan pengembangan dari SMB 1, APPBI tidak mencatatnya sebagai dua pusat perbelanjaan yang berbeda ataupun terpisah. APPBI mencatat SMB 1 dan SMB 2 sebagai satu kesatuan atau dengan kata lain tetap dianggap dan dicatat sebagai satu atau sebuah pusat perbelanjaan saja,” sebut Alphonzus.
Dengan bertambahnya fasilitas pusat belanja modern, Bekasi kian mengukuhkan diri sebagai salah satu kawasan strategis dan berkembang di wilayah penyangga Jakarta.***




