BEKASI.POJOKSATU.id - Tidak semua lagu lahir dari inspirasi yang datang secara tiba-tiba. Ada juga karya musik yang berawal dari pengalaman pribadi, termasuk curahan hati yang selama ini hanya tersimpan di catatan ponsel.

Hal tersebut dialami penyanyi pendatang baru Mahardhika Jodie atau yang dikenal dengan nama MJ. Ia memperkenalkan single debut berjudul Be Myself, sebuah lagu bergenre pop dan R&B yang terinspirasi dari kumpulan tulisan pribadinya.

Menariknya, MJ ternyata sudah terbiasa mencurahkan isi hati melalui tulisan sejak lama. Alih-alih bercerita kepada orang lain, ia lebih memilih menuangkan perasaannya ke dalam buku maupun aplikasi catatan di ponsel.

Kebiasaan tersebut kemudian memunculkan ide untuk mengubah tulisan-tulisan pribadinya menjadi sebuah lagu. MJ mulai mengumpulkan sejumlah catatan yang pernah dibuatnya, lalu mengolahnya bersama produser hingga menjadi lirik Be Myself.

Proses penulisan lagu ini ternyata tidak sebentar. MJ mengaku membutuhkan waktu sekitar tiga hingga empat bulan untuk menyelesaikan liriknya. Sementara itu, proses produksi musiknya justru berlangsung jauh lebih singkat, yakni sekitar sembilan hari.

Waktu yang cukup panjang tersebut digunakan untuk memastikan setiap bagian lirik memiliki pesan yang kuat dan bisa terhubung dengan pengalaman pendengar.

Dari segi cerita, Be Myself mengangkat perjalanan seseorang yang awalnya merasa kesulitan menjalani hidup tanpa bergantung pada orang lain. Seiring berjalannya waktu, ia mulai menemukan kekuatan dalam dirinya sendiri hingga akhirnya mampu berdiri di atas kaki sendiri.

Tema tersebut juga berangkat dari pengalaman pribadi MJ. Melalui lagu ini, ia ingin menyampaikan bahwa proses menemukan jati diri terkadang membutuhkan waktu, termasuk ketika seseorang harus belajar melepaskan ketergantungan terhadap orang lain.

Ada hal menarik lainnya dari proses penggarapan lagu ini, yaitu penggunaan dua bahasa. MJ awalnya ingin membawakan Be Myself sepenuhnya dalam bahasa Inggris. Namun, setelah berdiskusi dengan produser, ia memutuskan untuk memadukan bahasa Indonesia dan Inggris.

Keputusan tersebut diambil agar lagu tetap terasa dekat dengan pendengar Indonesia, sekaligus memiliki nuansa yang sesuai dengan karakter musik pop dan R&B masa kini.

Lewat Be Myself, MJ berharap ceritanya bisa diterima oleh banyak orang, terutama mereka yang sedang berusaha memahami diri sendiri dan belajar menjadi pribadi yang lebih mandiri.

Kehadiran single ini menjadi langkah awal Mahardhika Jodie dalam industri musik Indonesia. Berawal dari catatan sederhana yang tersimpan di ponsel, pengalaman pribadi tersebut kini berubah menjadi karya yang bisa didengarkan oleh banyak orang.