BEKASI.POJOKSATU.id - Ratib adalah untaian zikir, sholawat, ayat Quran dan juga doa kepada Allah. Ratib yang mahsyur di Indonesia dan seluruh dunia adalah Ratib Alaydrus, Ratib Alatas, dan Ratib Alhaddad.
Ketiga ratib tersebut rutin diamalkan di berbagai majelis taklim di wilayah Indonesia. Salah satu ratib yang paling awal muncul adalah Ratib Alaydrus.
Ratib Alaydrus dikarang oleh Habib Abdullah bin Abu Bakar Alaydrus. Shohibul ratib (pencipta ratib) tersebut lahir pada 10 Dzulhijjah 811 Hijriah dan wafat pada 12 Ramadhan 865 Hijriah.
Di Indonesia, Ratib Alaydrus diamalkan secara rutin oleh Majelis Dzikir Syamsyi Syumus pimpinan Habib Musthofa bin Abdullah Alaydrus. Setiap pekan majelis ini membaca Ratib Alaydrus di Jalan Tebet Timur Dalam Raya, nomor 16, Jakarta Selatan.
Baca Juga: Profil Habib Umar bin Hafidz, Ulama Internasional yang akan Hadir di Indonesia
Lalu, apa saja faedah dari Ratib Alaydrus bagi orang yang rutin mengamalkannya?
Dalam buku Menyingkap Rahasia Dzikir dan Doa dalam Ratib Al Aydrus disebutkan bahwa salah satu faedah Ratib Alaydrus adalah dapat membuat hajat seseorang terkabul dengan izin Allah apabila rutin mengamalkannya selesai sholat subuh dan magrib.
Tidak sampai di situ, seseorang yang rutin membaca Ratib Alaydrus juga akan mendapat ketenangan jiwa, kemudahan dalam mencari ilmu, rezeki yang dilapangkan, dan insya Allah meninggal dunia dalam keadaan khusnul khotimah.
Baca Juga: Masjid Luar Batang: Jejak Sejarah Dakwah Habib Husein di Tanah Jakarta
Jika dibandingkan dengan Ratib Al Haddad dan Ratib Alatas, Ratib Alaydrus terbilang lebih singkat. Pembacaan ratib ini hanya memakan waktu sekitar 10 sampai 15 menit.
Tidak ada kata terlambat bagi yang ingin mengamalkan Ratib Alaydrus. Jangan lupa awali dengan niat yang baik dan hati yang ikhlas. Insya Allah mendapat faedah dari ratib ini.***




