BEKASI.POJOKSATU.id - Industri perfilman independen lokal kembali menunjukkan taringnya. Kali ini, film pendek berjudul Macan! produksi SOP Films asal Kota Bekasi sukses menembus seleksi Ide Cerita Film Pendek dalam ajang Anti-Korupsi Film Festival (ACFFest) 2026 yang diselenggarakan oleh Direktorat Sosialisasi dan Kampanye Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Di balik layar kesuksesan film yang ditulis dan diproduseri oleh Andi Saddam serta disutradarai oleh Fahrurroji ini, terdapat totalitas akting dari para pemerannya, salah satunya Diky Rahman yang didapuk membawakan karakter utama sebagai Mandor Acan.
Diky mengisahkan awal mula keterlibatannya dalam proyek film pendek bernuansa antikorupsi tersebut bermula dari informasi audisi daring yang ia temukan. Berbekal keyakinan diri, ia mengikuti proses seleksi hingga akhirnya dihubungi oleh pihak produser untuk bergabung dalam produksi.
"Waktu itu ada pengumuman untuk casting film dengan judul Macan ini. Saya coba untuk audisi. Setelah menunggu dua atau tiga hari, ditelepon sama produser, 'Bapak lolos ya buat syuting film Macan, jadi Bang Mandor'. Alhamdulillah semua berkat doa dan jalannya dari Allah," ujar Diky mengenang proses casting yang dilakoninya.
Tantangan Perankan Karakter Khas Betawi
Memerankan sosok Mandor Acan memberikan tantangan tersendiri bagi Diky. Meski memiliki rekam jejak panjang di dunia seni peran, genre komedi berlatar budaya Betawi baru pertama kali ia jalani secara mendalam. Berkat arahan sutradara serta asisten sutradara (astrada), ia berhasil menghidupkan karakter tersebut di depan kamera.
"Tantangan saya berperan sebagai Mandor Acan itu satu, filmnya memang cukup bagus, naskahnya juga bagus. Suatu tantangan buat saya karena jujur saja saya belum pernah syuting dengan genre Betawi. Saya di situ banyak belajar dengan arahan sutradara dan astrada," ungkap aktor yang sudah berkecimpung di dunia hiburan sejak era 1980-an ini.
Diky mendeskripsikan sosok Mandor Acan sebagai karakter yang unik. Di balik ketegasan dan kegigihannya sebagai mantan anggota dewan, Mandor Acan digambarkan sebagai figur suami yang lucu dan penakut terhadap istrinya.
Harapan untuk Perfilman dan ACFFest 2026
Sebagai aktor senior yang memulai kariernya di TVRI pada 1988 serta pernah beradu akting di era awal kemunculan TV swasta bersama almarhum Alex Komang, Diky mengaku sangat terkesan dengan kolaborasi bersama kru muda SOP Films.
Saat ini, di luar aktivitasnya sebagai pengisi suara (voice over) dan talent iklan, ia berharap film Macan! mampu mencetak prestasi gemilang di kancah nasional.
"Kesan saya terlibat dalam film pendek Festival Antikorupsi ini bagus sekali, para kru-krunya oke-oke semua. Harapan saya untuk ACFFest 2026 ini, semoga perfilman Indonesia semakin maju, berkembang, dan festival-festival dengan gaya Betawi seperti ini makin banyak karena sangat jarang sekali," demikian kata dia.
Film Macan! sudah tayang pada Festival Film Antikorupsi di KPK, Jakarta, pada Selasa, 3 November 2026.




