BEKASI.POJOKSATU.ID - Pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 resmi dibuka mulai Selasa, 3 Februari 2026.
Jalur ini menjadi salah satu pintu masuk perguruan tinggi negeri yang paling diminati karena menilai calon mahasiswa berdasarkan nilai rapor dan prestasi tanpa tes tertulis.
Meski demikian, calon peserta diimbau untuk memahami seluruh ketentuan agar proses pendaftaran berjalan lancar hingga pengumuman hasil seleksi.
SNBP 2026 merupakan bagian dari rangkaian Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB).
Jalur ini diperuntukkan bagi siswa kelas 12 yang telah dinyatakan eligible oleh sekolah sesuai kuota yang ditetapkan.
Penilaian dilakukan berdasarkan nilai rapor semester sebelumnya, capaian prestasi akademik maupun non-akademik, serta hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang menjadi salah satu syarat wajib mengikuti seleksi.
Berdasarkan informasi dari laman resmi SNPMB, pendaftaran SNBP 2026 dibuka mulai 3 Februari dan akan ditutup pada 18 Februari 2026.
Baca Juga: Rem Blong di Jembatan BKT, Sopir Truk Ambil Risiko Demi Selamatkan Warga
Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal resmi SNPMB.
Dalam tahap ini, peserta diminta menentukan pilihan program studi dan perguruan tinggi negeri tujuan.
Sesuai ketentuan panitia SNPMB, setiap peserta diperbolehkan memilih maksimal dua program studi.
Pilihan tersebut dapat berada di satu perguruan tinggi negeri atau dua PTN berbeda.
Namun, apabila memilih dua program studi, salah satunya wajib berada di PTN yang satu provinsi dengan sekolah asal.
Sementara itu, peserta yang hanya memilih satu program studi diberikan kebebasan untuk memilih PTN di provinsi mana pun.
Saat ini, tahapan SNBP 2026 telah memasuki fase penting, yakni registrasi akun SNPMB bagi siswa.
Registrasi akun siswa dibuka mulai 12 Januari hingga 18 Februari 2026.
Akun SNPMB menjadi identitas resmi yang digunakan peserta dalam seluruh proses seleksi masuk PTN, baik SNBP maupun jalur seleksi nasional lainnya.
Melalui akun SNPMB, data penting siswa akan diverifikasi, mulai dari identitas diri, NISN, data sekolah, nilai rapor, prestasi, hingga kondisi ekonomi keluarga.
Oleh karena itu, peserta diminta memastikan seluruh data yang diinput sudah benar sebelum melakukan penyimpanan permanen.
Mengacu pada jadwal resmi, pengumuman hasil seleksi SNBP 2026 akan dilakukan secara serentak pada 31 Maret 2026.
Baca Juga: 7 Hotel Mewah di Bogor Favorit Staycation Awal Tahun 2026, Udara Sejuk dan Fasilitas Premium
Sementara itu, kartu peserta SNBP dapat diunduh mulai 3 Februari hingga 30 April 2026.
Secara lengkap, rangkaian jadwal SNBP 2026 meliputi pengumuman kuota sekolah pada 29 Desember 2025, masa sanggah kuota sekolah pada 28 Desember 2025 hingga 15 Januari 2026.
Registrasi akun SNPMB sekolah pada 5–26 Januari 2026, pengisian PDSS oleh sekolah pada 5 Januari hingga 2 Februari 2026, serta registrasi akun SNPMB siswa pada 12 Januari hingga 18 Februari 2026.
Bagi siswa yang belum memiliki akun, registrasi akun SNPMB dapat dilakukan dengan mengakses portal resmi SNPMB, kemudian memilih menu pendaftaran siswa.
Peserta diminta memasukkan NISN, NPSN, serta tanggal lahir, lalu melengkapi data email dan kata sandi untuk aktivasi akun.
Setelah login, siswa wajib melakukan verifikasi dan validasi data, mengisi biodata, mengunggah pas foto, dan melakukan simpan permanen agar akun dapat digunakan untuk pendaftaran SNBP.
Panitia SNPMB mengimbau calon peserta untuk tidak menunda proses registrasi dan pendaftaran.
Ketelitian dalam mengisi data dan memahami jadwal menjadi kunci agar siswa tidak kehilangan kesempatan mengikuti SNBP 2026 dan meraih peluang masuk perguruan tinggi negeri impian.***




