BEKASI.POJOKSATU.id - Bentrokan yang melibatkan tiga organisasi masyarakat (ormas) di wilayah Setu disebabkan karena penarikan kendaraan salah satu anggota Ormas.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Twedi Aditya menerangkan bahwa tiga kelompok ormas yang terlibat aksi bentrokan yakni GMBI, Pemuda Pancasila, dan juga GIBAS

Bentrokan berawal penarikan kendaraan oleh pihak leasing dan kemudian korban langsung memanggil kelompok Ormas GMBI dan juga PP.

Baca Juga: Jalan Setu Bantargebang Mencekam Usai Bentrok Ormas

"Dari pihak leasing memanggil anggota Ormas Gibas. dari yang dari pihak leasing masih standby di sekitaran Polsek setu ada mediasi apa segala. kemudian yang pemegang unit ini tidak bersedia kemudian terjadi kesalahpahaman," ucap Twedi kepada awak media, Kamis 21 September 2023.

Kemudian, kata Twedi, pihak ormas GMBI mendatangi pihak debt collector dan di situlah terjadi kesalahpahaman.

"Untuk bentrokan yang terjadi di wilayah Kabupaten tidak ada korban jiwa dan kami berhasil memukul mundur anggota ormas yang bertikai," tegas dia.

Baca Juga: Bentrok Ormas di Bekasi, Polisi Amankan Puluhan Anggota GIBAS di Mustikajaya

Pihaknya langsung menghubungi ketua-ketua Ormas yang bertikai di lokasi kejadian, untuk memukul mundur anggotanya yang terlibat bentrokan.

"Kami sudah menghubungi ketua-ketua yang ada di Kabupaten Bekasi supaya menahan diri sampai proses yang ada dikepolisian kami mediasi maupun kita lakukan penanganan secara utuh," jelas dia.

Anggota masih melakukan penjagaan di lokasi Bentrokan kedua kelompok Ormas tersebut, untuk mengantisipasi bentrokan susulan di wilayahnya.***