BEKASI.POJOKSATU.id - Sasak Manggala, jembatan penghubung Desa Kertarahayu, Kecamatan Setu, dengan Desa Jayasampurna, Kecamatan Serang Baru, akan dapat kembali dipergunakan masyarakat.
Saat ini, Sasak Manggala sedang diperbaiki setelah mengalami kerusakan setelah kenaikan volume air Kali Cikarang.
Kepala Desa Kertarahayu Rudi Catur Pribadi menjelaskan perbaikan Sasak Manggala dibantu Yayasan Wakaf Quran Adventure dari Bandung.
Baca Juga: Kades Kertarahayu Apresiasi Pengesahan Perda Desa Wisata
"Kok bisa sampai ke situ? Kebetulan salah satu warga kita menjadi anggota yayasan itu. Proposal diajukan, setelah diterima langsung dibangun. Alhamdulillah prosesnya tidak lama," ucap Rudi saat meninjau Sasak Manggala yang berada di Kampung Bojong, Kamis, 16 November 2023.
"Sasak Manggala ini salah satu akses warga Kertarahayu ke pasar, sekolah yang ada di Jayasampurna ataupun Serang," sambung Rudi.
Sisa dana perbaikan Sasak Manggala dikumpulkan secara swadaya masyarakat. Demi perbaikan jembatan ini, masyarakat mengumpulkan dana dan juga tenaga.
Baca Juga: Ribuan Warga Meriahkan Festival Adu Dondang di Kertarahayu
"Target rampung Sabtu, dan Minggu sudah bisa peresmian," ucap dia.
Sementara untuk akses jalan, Rudi mengatakan sudah menyiapkan jalan selebar 2 meter yang dapat digunakan.
"Begitu selesai akan kami lakukan pengerasan dan selanjutnya kami ajukan untuk pengecoran," demikan kata Rudi.
Sementara itu, Kasdi, perwakilan Yayasan Wakaf Quran Adventure menjelaskan dia merupakan warga asli Kampung Bojong yang beraktivitas di Bandung dan yayasan itu.
"Sebagai putra daerah ingin mengembangkan daerah sendiri. Di situlah sendiri ada rasa keinginan dari infrastruktur. Wakaf Quran Adventure fokus di pelosok, kami melihat banyak potensi kebaikan dan berusaha menjembatani," kata dia.
Kasdi menjelaskan jembatan itu selebar 120 sentimeter dan ada gapura. Di sisi kedua jembatan ditinggikan 1 meter demi menghindari banjir yang kerap terjadi saat volume air Kali Cikarang meningkat.
Pekerjaan sudah dimulai sejak Selasa dan dia menargetkan selesai hari Sabtu. Total pekerja dari Bandung 4 orang dibantu belasan warga sekitar. Dia mengapresiasi antusiasme warga.***




