BEKASI.POJOKSATU.id - Kota Deltamas kembali melakukan pengaspalan jalan dengan menggunakan campuran limbah plastik. Di bulan Agustus-September terdapat penambahan pekerjaan pelapisan sepanjang 2,9 kilometer.
Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan meninjau langsung pengerjaan pengaspalan itu, Jumat, 9 Agustus 2024 malam. Cacahan plastik yang dibutuhkan untuk perbaikan ruas jalan itu hingga 9,5 ton.
"Kami mengambil langkah penting menuju masa depan dengan pengelolaan limbah plastik yang inovatif. Mengubah limbah plastik menjadi bahan baku aspal," kata dia.
Baca Juga: The Palace Jeweler Hadir di AEON Mall Deltamas, Berikan Jaminan Mutu Produk Bagi Konsumen
"Bukan hanya membantu mengurangi pencemaran tetapi juga memberikan nilai bagi limbah plastik yang sebelumnya dianggap tidak berguna," kata Direktur Operasi Kota Deltamas, Tommy Satriotomo.
Sejak awal tahun 2024, Kota Deltamas didukung oleh Pemkab Bekasi sudah melaksanakan pekerjaan pelapisan aspal berbahan dasar cacahan limbah dengan total panjang 8,47 kilometer. Penyerapan cacahan limbah mencapai 34,2 ton. Jumlah itu dapat mengurangi emisi karbon 61,5 ton.
"Hal tersebut adalah komitmen perusahaan untuk menjalankan praktik bisnis berkelas, sekaligus meningkatkan kualitas infrastruktur Kota Deltamas," kata dia.
Pengaspalan dengan campuran limbah plastik ini bisa mereduksi emisi karbon.
Di tempat yang sama, Direktur Teknik PT Pembangunan Deltamas, Daniel Lanadjaja mengatakan penggunaan campuran limbah plastik meski lebih mahal namun dapat memperpanjang umur aspal.
Dani Ramdan mengapresiasi inovasi dari Sinarmas Land melalui Kota Deltamas untuk melakukan pengaspalan jalan menggunakan olahan limbah plastik.
"Plastiknya memang yang susah diolah, yaitu kantong kresek. Ternyata disini bisa dimanfaatkan campuran aspal, memperkuat perekatannya, sehingga kualitas jadi bagus," kata Dani.
Dia menyebut hal tersebut sebagai langkah nyata mendukung ekonomi sirkuler dan prinsip enviromental, social, governance (ESG).
Langkah Kota Deltamas ini merupakan dukungan terhadap net zero emission tahun 2060 yang dicanangkan oleh pemerintah. Kota Deltamas juga mengemat energi dengan menggunakan lampu LED, penerangan jalan menggunakan hybird dengan solar panel dan pemenuhan listrik dari 100 persen renewable energy.***




