BEKASI.POJOKSATU.id - Beberapa kejadian pembegalan terakhir di Jalan Mekarsari-Ragemanunggal memiliki pola yang sama.

Pertama, aksi begal terjadi pada titik jalan yang rusak. Kedua, waktu pelaku beroperasi tampak identik.

Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Desa Ragemanunggal, Aipda Marsono, menjelaskan jam-jam rawan aksi begal di Jalan Mekarsari-Ragemanunggal.

"Jam rawan ini sekitar dari jam 3 sampai jam 6.30. Kebetulan emang karena jalanan rusak, mungkin pemotor pelan gitu. Kadang-kadang pelaku dari sana (Mekarsari, Ed) sudah nongkrong, ngikutin sampai sini dipepet," kata dia, Kamis, 16 Januari 2025.

Baca Juga: Kades Ragemanunggal Harapkan Jalan Rusak Rawan Begal di Desanya Segera Diperbaiki

Tak sedikit masyarakat yang mengeluhkan kondisi tersebut kepada dirinya, karena itu Marsono mengedukasi masyarakat bahwa wewenang perbaikan jalan bukan berada di tingkat desa, tetapi provinsi.

"Kita mengedukasi warga untuk hati-hati. Saya sampaikan di setiap rapat minggon. Kalau bisa ketika lewat ada barengannya," ucap dia.

"Mudah-mudahan dengan adanya hal ini pemerintah Provinsi Jawa Barat segera dibangun supaya masyarakat merasa aman dan nyaman ketika melintasi jalan ini," demikian kata dia.***