BEKASI.POJOKSATU.id - Kondisi Jalan Mekarsari-Ragemanunggal menjadi pikiran Kepala Desa Ragemanunggal Endi. Karena, jalan itu rusak dan kondisi itulah yang menjadikannya rawan pembegalan.

Endi mengungkapkan ada sekitar 4 kejadian dalam beberapa bulan terakhir di jalan itu. Modusnya selalu sama, pemotor dipepet pelaku saat hendak melewati jalan titik jalan yang rusak.

Endi berusaha sebisa mungkin selalu mengusulkan perbaikan jalan itu akan tetapi hingga kini belum juga diperbaiki.

Baca Juga: Jangan Sampai Jadi Korban Begal, Imbauan Kades Bagi Pengguna Jalan Mekarsari-Ragemanunggal

"Situasi jalanya seperti ini, mohon segera dibangun karena jalan ini sangat rawan begal. Sering orang yang mau berangkat kerja daerah-daerah luar datangnya ke sini, sering dipepet pelaku," ucap dia, Kamis, 16 Januari 2025.

"Saya mohon kepada pemerintah terkait, mohon segera dibangun. Karena, kalau desa bisa membangun sudah kita bangun. Karena ini jalur provinsi, saya minta ke ke pihak dinas terkait mohon ditinjau jalan ini," ucap dia.

Endi tidak ingin ada korban begal lagi di jalan itu. Bahkan, dia pernah diprotes warganya karena dikira abai terhadap kondisi jalan.

Padahal, Endi menjelaskan kepada mereka bahwa perbaikan jalan itu bukan wewenang pemerintah desa.***