BEKASI.POJOKSATUid - Meski job fair ricuh dan viral serta jadi sorotan tapi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi tidak kapok.
Bahkan pemerintah setempat siap menggelar job fair tahap selanjutnya untuk memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
Diketahui bahwa pada job fair sebelumnya, terjadi kericuhan dan menyebabkan sebanyak 9 orang harus dilarikan ke rumah sakit akibat pingsan.
Plt Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupeten Bekasi, Nur Hidayah Setyowati, menjelaskan, evaluasi yang akan dilakukan yakni melakukan perbaikan aspek manajemen antrian.
Nur memastikan, pengaturan kelompok masuk hingga penguatan sistem digital akan dilakukan pada job gair tahap selanjutnya.
Salah satu yang akan diterapkan adalah penggunaan sistem digital melalui QR code.
Baca Juga: Tak Terima Dipecat, Ratusan Karyawan Demo Sebut Perusahaan Lakukan PHK Sepihak Puluhan Karyawan
"Akan tetapi pada praktiknya beberapa perusahaan saat bursa kerja kemarin tetap menerima lamaran fisik, karena empati kepada peserta," ungkap Nur, kepada awak media, Selasa 3 Juni 2025.
Dia menuturkan, pada format kegiatan serupa ke depan masih terbuka opsi digelar secara virtual, hybrid atau tetap memakai skema luring dengan konsep dan sistem yang telah disempurnakan.
"Kami akan melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk mengevaluasi peran pihak EO (pelaksana acara) dan memperkuat sinergi dengan pihak keamanan, Kominfo serta stakeholder lain," ujar dia.
Baca Juga: 2 Pelaku Curanmor di Cikarang Timur Ditangkap, 1 Pelaku Sudah Pak Tua dan Bazon Masih Buron
Pemkab Bekasi, berkomitmen akan menjadikan job fair sebagai percontohan, yang bukan hanya menghadirkan peluang pekerjaan bagi masyarakat saja. Namun juga menjamin kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat yang ikut dalam Job Fair.
"Pemkab Bekasi juga telah meminta seluruh perusahaan untuk memberikan pembaruan data seleksi dan penempatan tenaga kerja setelah acara kemarin," pungkas dia.***




