BEKASI.POJOKSATU.id - Selain menutup LDKS tingkat SMP, Pj Sekda Kabupaten Bekasi Ida Farida menyampaikan pesan penting terkait upaya pencegahan kenakalan remaja.
Ia meminta sekolah memberikan ruang kreatif yang lebih luas bagi siswa melalui pembinaan ekstrakurikuler yang terarah dan komprehensif.
Menurut Ida, terlalu banyak waktu kosong dapat membuka peluang bagi remaja terjerumus pada perilaku negatif.
Baca Juga: Pj Sekda Ida Farida Tutup LDKS SMP, Tekankan Pembentukan Karakter sebagai Tanggung Jawab Bersama
Karena itu, sekolah perlu menyediakan wadah bagi siswa untuk mengembangkan minat dan bakat, baik seni, olahraga, maupun kegiatan lainnya.
“Jangan biarkan anak memiliki waktu kosong berlebihan. Arahkan mereka pada kegiatan positif. Bila mereka suka melukis, sediakan ruangnya. Semua anak punya keunikan dan tidak bisa disamakan,” tegasnya.
Ida juga menekankan bahwa setiap anak memiliki potensi istimewa yang harus dibina secara berkelanjutan, baik oleh sekolah maupun orang tua.
Dengan pembinaan yang tepat, sekolah dapat berperan besar dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, produktif, dan mendukung perkembangan remaja.***




