BEKASI.POJOKSATU.ID - Hujan deras yang mengguyur Kota Bekasi sejak pagi hari mengakibatkan banjir di Jatimulya, Tambun Selatan, tepatnya di Jalan Raya Jatimulya, dengan ketinggian air mencapai sekitar 70 sentimeter, Kamis, 22 Januari 2026.
Berdasarkan pantauan di lapangan, genangan air setinggi lutut orang dewasa tersebut membuat arus lalu lintas terganggu.
Sejumlah pengendara sepeda motor maupun mobil memilih memutar arah untuk mencari jalur alternatif karena khawatir kendaraan mengalami mogok.
Tidak sedikit pula pengendara yang nekat menerobos genangan, namun akhirnya harus mendorong kendaraannya lantaran mesin mati akibat terendam air.
Baca Juga: Puluhan Aset Kendaraan Pemkot Bekasi Jadi Rongsokan di Padurenan Mustika Jaya
“Daripada memaksakan terus lalu mogok di tengah jalan, lebih baik putar balik. Kalau menunggu air surut juga lama,” ujar Rofiq (42 tahun), salah satu pengguna jalan.
Rofiq mengaku terpaksa mengambil rute lain yang jaraknya lebih jauh demi menghindari genangan banjir. Ia menyebutkan, jika memutar balik, waktu tempuh menuju pasar bisa bertambah hingga satu jam.
“Kalau tetap lewat sini, pasti motor mati. Mau tidak mau harus cari jalan lain walaupun jauh,” katanya.
Menurutnya, banjir di Jatimulyabukanlah kejadian baru. Genangan kerap muncul setiap kali hujan turun dengan durasi lama dan intensitas tinggi.
“Kalau hujannya dari malam, biasanya pasti banjir seperti ini. Banyak motor yang tidak bisa melintas,” ujarnya
Baca Juga: Wali Murid Tolak Opsi Relokasi SDN Burangkeng 4 di Luar RW Setempat
Ia menambahkan, meskipun saluran air dan sungai di sekitar lokasi sudah dilakukan pendalaman, kondisi Jalan Raya Jatimulya yang berada di dataran lebih rendah dibandingkan area sekitarnya membuat air mudah meluap ke badan jalan saat hujan deras.***




