BEKASI.POJOKSATU.id - Pemerintah Kabupaten Bekasi menegaskan komitmennya untuk menjaga keberlangsungan tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di tengah tantangan keterbatasan anggaran.

Plt Bupati Bekasi, , memastikan bahwa pihaknya akan berupaya maksimal agar tidak terjadi pemutusan kontrak PPPK akibat defisit anggaran yang mencapai Rp649 miliar.

“Kami tidak ingin PPPK terdampak. Karena itu seluruh jajaran harus bekerja lebih maksimal agar pendapatan daerah meningkat,” tegasnya.

Dia menekankan pentingnya peran seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam meningkatkan kinerja dan menggali potensi pendapatan daerah guna menjaga stabilitas fiskal.

Baca Juga: Pemkab Bekasi Siapkan Strategi Hadapi Dampak Global, Optimalkan PAD

Di tengah situasi global yang penuh tantangan, Asep juga mengajak seluruh perangkat daerah untuk memperkuat kolaborasi dan semangat kerja bersama.

“Kita sedang menghadapi situasi yang tidak mudah. Namun dengan kerja sama dan semangat bersama, kita optimistis Bekasi bisa terus maju dan masyarakat tetap sejahtera,” ujarnya.

Apel pagi yang digelar di juga dirangkaikan dengan kegiatan halal bihalal pasca Idulfitri, sebagai momentum mempererat kebersamaan sekaligus meningkatkan komitmen pelayanan publik.***