BEKASI.POJOKSATU.id – Ribuan calon jamaah haji asal Kabupaten Bekasi mulai mematangkan persiapan jelang keberangkatan ke Tanah Suci.

Sebanyak 3.346 jamaah mengikuti bimbingan manasik haji yang digelar sebagai bekal penting sebelum menjalankan ibadah.

Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, menegaskan manasik haji bukan sekadar seremoni, melainkan tahapan krusial agar jamaah benar-benar siap, baik secara ilmu, mental, maupun fisik.

“Manasik ini penting supaya jamaah paham betul tata cara ibadah dan siap secara mental serta spiritual,” kata Asep di Cikarang, Minggu 5 April 2026.

Ia menekankan, kesiapan kesehatan menjadi hal yang tak bisa ditawar. Mengingat rangkaian ibadah haji membutuhkan stamina tinggi, jamaah diminta mulai menjaga kondisi tubuh sejak sekarang.

“Yang punya riwayat penyakit seperti darah tinggi, kolesterol, atau asam urat segera periksa dan rutin berobat. Jangan dianggap sepele,” tegasnya.

Asep juga mengingatkan jamaah untuk menjaga pola makan, cukup istirahat, serta membawa obat pribadi sebagai langkah antisipasi selama di Tanah Suci.

Baca Juga : Pemkab Bekasi Ingatkan Warga soal Akun Facebook Palsu yang Catut Nama Plt Bupati

Selain itu, ia menyoroti pentingnya kedisiplinan dan sikap selama menjalankan ibadah haji. Jamaah diharapkan mampu menjaga nama baik daerah dengan bersikap tertib dan saling membantu.

“Jaga sikap, jaga kekompakan. Tunjukkan bahwa jamaah haji dari Bekasi bisa jadi contoh yang baik,” ujarnya.

Di tengah dinamika isu global, Asep juga meminta jamaah tidak mudah terpancing informasi yang belum jelas kebenarannya dan tetap mengikuti arahan resmi dari pemerintah.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bekasi, Mulyono Hilman Hakim, menyampaikan bahwa pelaksanaan manasik haji dilakukan secara terstruktur dan mengacu pada regulasi yang berlaku.

“Ini bukan kegiatan sembarangan. Semua mengacu pada Undang-Undang dan Peraturan Menteri Agama, dengan tujuan meningkatkan kualitas jamaah,” katanya.

Ia menjelaskan, manasik haji dilaksanakan dua tahap, yakni di tingkat kecamatan sebanyak empat kali di 13 titik, serta manasik tingkat kabupaten yang digelar secara terintegrasi.

Sesuai jadwal, keberangkatan jamaah haji asal Kabupaten Bekasi akan dimulai pada 23 April hingga pertengahan Mei 2026, berdasarkan kelompok terbang (kloter) yang telah ditetapkan.

Dengan pembekalan ini, diharapkan seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar serta kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.***