BEKASI.POJOKSATU.id - UPTD Pasar Induk Cibitung bersama Tim Bahan Pokok dan Barang Penting (Bapokting) Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi melakukan pengecekan langsung kondisi pasokan dan harga kebutuhan pokok, Rabu, 29 April 2026.

Pemantauan ini bertujuan memastikan distribusi berjalan lancar serta harga komoditas tetap terkendali.

Staf Operasional Bapokting, Abdul Rohman, menyebut peninjauan dilakukan untuk melihat perkembangan harga dan ketersediaan sejumlah bahan pokok utama.

Baca Juga: Polres Metro Bekasi Siagakan Pengamanan May Day, Libatkan Security Kawasan Jababeka

“Hari ini UPTD Cibitung bersama tim bahan pokok penting dari Dinas Perdagangan meninjau langsung ke lapangan untuk melihat pasokan barang dan harganya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, stok bawang merah saat ini relatif aman dengan pasokan utama berasal dari Brebes, Jawa Tengah. Variasi kualitas tersedia mulai dari super hingga gilingan. Harga bawang merah kualitas super berada di kisaran Rp33 ribu hingga Rp35 ribu per kilogram, sementara ukuran besar Rp31 ribu–Rp33 ribu, sedang Rp25 ribu–Rp26 ribu, kecil Rp21 ribu–Rp23 ribu, dan bawang gilingan Rp14 ribu–Rp16 ribu per kilogram.

“Harga ini sudah turun, Alhamdulillah hari ini bagus perkembangannya. Pasokan dari Brebes juga lancar sehingga stok tetap aman,” katanya.

Baca Juga: 445 Jamaah Haji Bekasi Dilepas, Pemkab Tekankan Kesiapan Fisik Hadapi Cuaca Ekstrem

Untuk komoditas cabai, cabai rawit merah dari Jawa Tengah dan Jawa Timur berada di kisaran Rp40 ribu untuk kualitas utama dan Rp35 ribu untuk kualitas kedua. Sementara cabai keriting jenis super TKX dijual sekitar Rp33 ribu dan kualitas CSM Rp28 ribu per kilogram.

“Alhamdulillah pasokannya agak bagus, masih dijangkau sama masyarakat,” ungkapnya.

Adapun bawang putih impor asal China tercatat berada di harga Rp23 ribu per kilogram untuk jenis cutting dan Rp21.500 untuk jenis bonggol, yang dinilai masih dalam batas wajar pasar.***