BEKASI.POJOKSATU.id - Kabupaten Bekasi yang dikenal sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Asia Tenggara memiliki dinamika ketenagakerjaan yang cukup tinggi. Kondisi tersebut membuat hubungan harmonis antara pekerja, pengusaha, pemerintah, dan pemangku kepentingan menjadi penting untuk menjaga stabilitas serta keberlangsungan aktivitas industri.

Kapolres Metro Bekasi Kombes Andi Oddang Riuh Hutomo terus mengoptimalkan Desk Ketenagakerjaan Polri sebagai wadah komunikasi, dialog, sekaligus penyelesaian persoalan hubungan industrial.

Melalui desk tersebut, berbagai persoalan ketenagakerjaan diupayakan dapat diselesaikan secara humanis dan profesional dengan tetap mengedepankan kepastian hukum.

Baca Juga: Abah Setu Minta Maaf, Dugaan Penghinaan Nabi Masih Didalami Polisi

"Polres Metro Bekasi juga mendorong pendekatan dialogis dan kolaboratif dalam menangani persoalan hubungan industrial. Kepolisian berupaya hadir sejak awal agar permasalahan yang muncul tidak berkembang menjadi konflik yang berpotensi mengganggu aktivitas pekerja maupun operasional perusahaan," kata dia dalam keterangan resmi, Minggu, 13 September 2026.

Kolaborasi antara kepolisian, pemerintah, serikat pekerja, pengusaha, hingga pengelola kawasan industri dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan hubungan industrial yang sehat dan berkeadilan.

"Dengan hubungan industrial yang terjaga, perlindungan terhadap pekerja dapat berjalan beriringan dengan pertumbuhan sektor industri. Kondisi tersebut juga diharapkan dapat menjaga iklim investasi sekaligus mempertahankan keamanan dan kondusivitas wilayah Kabupaten Bekasi," ucap dia.

Polres Metro Bekasi menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan kepolisian yang responsif, solutif, dan humanis. Langkah tersebut diarahkan untuk mendukung terciptanya hubungan industrial yang harmonis serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.***