BEKASI.POJOKSATU.id - Banjir melanda wilayah Kabupaten Bekasi pada Selasa, 8 Juli 2025. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, sebanyak 13 kecamatan dilaporkan terdampak dengan total 11.096 warga dari 2.774 kepala keluarga (KK) yang terdampak banjir.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi, Muchlis, mengatakan bahwa banjir merendam 23 desa yang tersebar di 13 kecamatan. Ketinggian air berkisar antara 20 hingga 100 sentimeter.

“Total ada 11.096 jiwa terdampak yang terdiri dari 2.774 KK. Wilayah terdampak meliputi 23 desa di 13 kecamatan,” kata Muchlis kepada awak media.

Baca Juga: BPBD Kota Bekasi: Tiga Wilayah Terdampak Banjir Akibat Luapan Kali Bekasi

 

BPBD Kabupaten Bekasi telah menurunkan sejumlah perahu karet untuk membantu proses evakuasi dan mendistribusikan bantuan logistik.

“Kami juga sudah memberikan bantuan sembako bagi warga yang terdampak,” tambah Muchlis.

Pihaknya mengimbau masyarakat di daerah rawan banjir untuk tetap waspada dan segera melapor apabila membutuhkan bantuan lebih lanjut.

Pemerintah Kabupaten Bekasi juga terus memantau perkembangan situasi secara berkala.

Berikut sebaran wilayah dan tinggi muka air (TMA) di titik-titik banjir:

• Sukawangi
 - Desa Sukamekar (TMA 50–70 cm)
• Babelan
 - Desa Kedung Pengawas (TMA 50–70 cm)
• Tambun Utara
 - Desa Satria Jaya, Sriamur, Karang Satira, Satriamekar (TMA 30–100 cm)
• Karang Bahagia
 - Desa Sukaraya (TMA 20–60 cm)
• Setu
 - Desa Lubangbuaya, Ciledug (TMA 40–100 cm)
• Serang Baru
 - Desa Jayasampurna (TMA belum tersedia)
• Cibarusah
 - Desa Cibarusah Jaya (TMA belum tersedia)
• Sukakarya
 - Desa Sukajadi (TMA 40–90 cm)
• Kedungwaringin
 - Desa Bojongsari (TMA 30–80 cm)
• Cikarang Utara
 - Desa Karang Raharja, Mekarmukti, Simpangan (TMA 60–100 cm)
• Cikarang Timur
 - Desa Jatibaru, Karangsari, Labansari (TMA 30–80 cm)
• Cikarang Selatan
 - Desa Sukasejati (TMA 30–70 cm)
• Cikarang Pusat
 - Desa Pasiranji, Jayamukti, dan Saimah (dilaporkan juga terjadi longsor susulan, TMA 30–60 cm)***