BEKASI.POJOKSATU.id – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Cikarang Barat terus dibenahi guna memastikan seluruh layanan memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan pemerintah.

Hasil evaluasi terbaru menunjukkan dari total 19 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersedia, sebanyak 17 dapur masih beroperasi aktif. Sementara dua dapur lainnya untuk sementara dihentikan operasionalnya karena masih memerlukan penyesuaian fasilitas.

Koordinator Kecamatan SPPG Cikarang Barat, Ihsan Nuur Hidayatulloh, menegaskan keputusan tersebut diambil sebagai bentuk komitmen menjaga mutu pelayanan kepada penerima manfaat.

Baca Juga: Program MBG Cikarang Barat Dievaluasi, Validasi Data Penerima dan Standar Dapur Jadi Fokus

"Penghentian sementara dilakukan sebagai bentuk komitmen terhadap mutu pelayanan. Operasional akan kembali dilaksanakan setelah seluruh persyaratan dan standar fasilitas terpenuhi," katanya.

Selain kesiapan sarana dan prasarana, evaluasi juga menyoroti kualitas makanan selama proses distribusi hingga diterima oleh penerima manfaat. Pengaturan waktu pengiriman dan pola konsumsi menjadi perhatian agar mutu makanan tetap terjaga sesuai standar keamanan pangan.

Aspek pengelolaan limbah dapur turut menjadi pembahasan penting dalam rapat koordinasi lintas sektor. Pengelola program didorong menerapkan sistem pengelolaan sampah dan limbah yang ramah lingkungan guna mendukung keberlanjutan program.

Menurut Ihsan, keberhasilan Program MBG tidak hanya diukur dari jumlah makanan yang didistribusikan, tetapi juga dampaknya terhadap kesehatan dan perkembangan penerima manfaat.

Baca Juga: Kadisdik Bekasi Sebut Ade Kuswara Titipkan Kontraktor Sarjan untuk Proyek di Dinas Pendidikan

"Keberhasilan program diukur dari meningkatnya status gizi anak, pertumbuhan yang sesuai usia, serta dukungan terhadap kemampuan belajar dan kualitas kesehatan penerima manfaat," ungkapnya.

Pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan berkomitmen terus meningkatkan pengawasan dan penyempurnaan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di masa depan.***