BEKASI.POJOKSATU.ID - Dampak banjir yang melanda Kabupaten Bekasi meninggalkan kerusakan serius pada infrastruktur publik.
Sejumlah jalan utama, jalan lingkungan, hingga jembatan di berbagai wilayah dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah, mengganggu aktivitas masyarakat sehari-hari.
Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, mengakui bahwa skala kerusakan pascabanjir tidak bisa dianggap ringan.
Baca Juga: Malam Pertama Relokasi PKL SGC, Lapak Sudah Pindah Tapi Pembeli Masih Ragu
Banyak infrastruktur yang sebelumnya dalam kondisi baik kini mengalami retak, ambles, hingga rusak berat akibat terendam air dalam waktu cukup lama.
“Kabupaten Bekasi kemarin pasca banjir banyak infrastruktur yang memang rusak. Makanya nanti melalui pembahasan TAPD akan kita lakukan percepatan pembangunan,” ujar Asep.
Kerusakan tersebut tersebar di berbagai kecamatan, terutama pada ruas jalan yang menjadi jalur penghubung antarwilayah.
Baca Juga: Usai Banjir, Asep Surya Atmaja Gerak Cepat Realokasi Anggaran Demi Selamatkan Jalanan Rusak
Beberapa jembatan penghubung juga mengalami penurunan kualitas struktur akibat tergerus arus deras.
Kondisi ini berdampak langsung pada mobilitas warga, distribusi logistik, hingga aktivitas ekonomi masyarakat.
Warga mengeluhkan perjalanan yang menjadi lebih lama akibat jalan berlubang dan rusak.
Baca Juga: Pemkot Bekasi Larang Klub Malam dan Karaoke Beroperasi Saat Ramadhan
Tak sedikit kendaraan yang harus memperlambat laju untuk menghindari kerusakan lebih parah.
Situasi ini memicu kekhawatiran akan potensi kecelakaan lalu lintas jika tidak segera ditangani.
Menanggapi hal tersebut, Pemkab Bekasi menegaskan urgensi percepatan pembangunan sebagai langkah pemulihan.
Pemerintah daerah berkomitmen memprioritaskan perbaikan infrastruktur dasar yang terdampak paling parah.
“Fokus itu pasti pembangunan. Infrastruktur. Kedaruratan,” tegas Asep.
Baca Juga: Jelang Ramadan 2026, MUI Bekasi Minta Tempat Hiburan Malam Tutup
Ia menjelaskan, pemerintah akan melakukan penyesuaian program pembangunan melalui pembahasan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah.
Skema pergeseran program akan diarahkan untuk mendahulukan titik-titik yang membutuhkan penanganan cepat.
“Akan ada juga pergeseran-pergeseran mana saja yang memang harus kita perbaiki. Karena kita nggak mau lah jalan yang dulunya bagus jadi rusak,” katanya.
Baca Juga: JTT Perkuat Kesiapan Operasional Tol Trans Jawa Hadapi Lonjakan Libur Panjang Imlek
Tahapan prioritas perbaikan difokuskan pada peningkatan jalan utama, jalan lingkungan, serta rekonstruksi jembatan yang mengalami kerusakan signifikan.
Pemerintah daerah menargetkan proses perbaikan dapat segera dimulai setelah mekanisme anggaran disepakati.
“Ya peningkatan jalan, jalingnya, jembatan. Itu dulu,” tambahnya.
Percepatan ini dinilai penting untuk memulihkan konektivitas antarwilayah serta memastikan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.
Dengan langkah cepat tersebut, Pemkab Bekasi berharap dampak lanjutan akibat kerusakan infrastruktur bisa diminimalkan dan pelayanan publik tetap terjaga.***




